Kebakaran Hebat di Rembang, 2 Rumah Ludes, dan 3 Rumah Rusak
Senin, 06 Juli 2020 - 15:34 WIB
Petugas Damkar langsung menuju lokasi kejadian. Kondisi api sudah menghabiskan dua rumah milik Sarwadi, sehingga anggotanya berupaya melokalisir api, supaya tidak sampai merembet ke bangunan rumah lain.
"Jadi personil kami tiba kira-kira pukul 01.19 Wib, fokusnya memutus api dulu, biar tidak menjalar ke rumah-rumah sebelah," bebernya. (Baca juga: Merapi Aktif Lagi, Ganjar Minta Simulasi Penanganan Pengungsi )
Proses pemadaman membutuhkan waktu 1 jam 22 menit, dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu truk tangki penyuplai. Petugas Damkar juga mendapatkan bantuan penyuplai air dari truk tangki milik warga setempat.
Khusus di rumah Sarwadi, seluruh bangunan beserta isi perabotan, termasuk satu unit sepeda motor dan surat-surat berharga, tidak bisa diselamatkan. Sedangkan untuk tiga rumah lain di dekat rumah Sarwadi hanya terbakar sedikit.
"Pukul 02.41 WIB pemadaman selesai. Yang tiga rumah terkena imbas itu, salah satunya rumah anak Pak Sarwadi, Ibu Siti. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kalau total kerugian ditaksir mencapai Rp67 Jutaan," imbuh Wiyoto.
"Jadi personil kami tiba kira-kira pukul 01.19 Wib, fokusnya memutus api dulu, biar tidak menjalar ke rumah-rumah sebelah," bebernya. (Baca juga: Merapi Aktif Lagi, Ganjar Minta Simulasi Penanganan Pengungsi )
Proses pemadaman membutuhkan waktu 1 jam 22 menit, dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu truk tangki penyuplai. Petugas Damkar juga mendapatkan bantuan penyuplai air dari truk tangki milik warga setempat.
Khusus di rumah Sarwadi, seluruh bangunan beserta isi perabotan, termasuk satu unit sepeda motor dan surat-surat berharga, tidak bisa diselamatkan. Sedangkan untuk tiga rumah lain di dekat rumah Sarwadi hanya terbakar sedikit.
"Pukul 02.41 WIB pemadaman selesai. Yang tiga rumah terkena imbas itu, salah satunya rumah anak Pak Sarwadi, Ibu Siti. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Kalau total kerugian ditaksir mencapai Rp67 Jutaan," imbuh Wiyoto.
Lihat Juga :