Diterjang Bajir Bandang, Jalur Denpasar-Gilimanuk Lumpuh Total
Senin, 17 Oktober 2022 - 09:36 WIB
DENPASAR - Jalur Denpasar-Gilimanuk lumpuh total akibat banjir bandang yang menerjang jembatan Biluk Poh, Penyaringan, Jembrana, Senin (17/10/2022). Akibatnya, kemacetan parah pun tak terhindarkan di jalur Jawa-Bali.
"Jembatan tidak bisa dilewati karena masih tertutup material banjir terutama kayu ukuran besar," kata Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana.
Dia menjelaskan, kemacetan parah terjadi karena jembatan Biluk Poh merupakan jalur utama kendaraan dari Jawa-Bali dan sebaliknya.
Polisi telah mengalihkan arus lalulintas yang akan menuju Gilimanuk maupun Denpasar dengan mengambil jalur alternatif melalui Singaraja.
Baca: 2 Tersangka Penyelundupan Senjata Api Diserahkan Polisi ke Kejari Jayawijaya.
Menurut Juliana, banjir bandang menerjang jembatan sejak Minggu (16/10/2022) malam. Hingga kini material kayu besar masih menumpuk di jembatan dan dilakukan pembersihan.
Baca Juga: Memalukan! 10 Pendekar Silat di Tuban Keroyok 2 Pelajar SMA.
Setelah material dibersihkan polisi akan melakukan pengecekan jembatan. "Kita pastikan dulu apakah nanti bisa dilewati atau tidak," pungkasnya.
"Jembatan tidak bisa dilewati karena masih tertutup material banjir terutama kayu ukuran besar," kata Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana.
Dia menjelaskan, kemacetan parah terjadi karena jembatan Biluk Poh merupakan jalur utama kendaraan dari Jawa-Bali dan sebaliknya.
Polisi telah mengalihkan arus lalulintas yang akan menuju Gilimanuk maupun Denpasar dengan mengambil jalur alternatif melalui Singaraja.
Baca: 2 Tersangka Penyelundupan Senjata Api Diserahkan Polisi ke Kejari Jayawijaya.
Menurut Juliana, banjir bandang menerjang jembatan sejak Minggu (16/10/2022) malam. Hingga kini material kayu besar masih menumpuk di jembatan dan dilakukan pembersihan.
Baca Juga: Memalukan! 10 Pendekar Silat di Tuban Keroyok 2 Pelajar SMA.
Setelah material dibersihkan polisi akan melakukan pengecekan jembatan. "Kita pastikan dulu apakah nanti bisa dilewati atau tidak," pungkasnya.
(nag)
tulis komentar anda