Petugas Gabungan Razia Orang Asing di Jambi Amankan 13 TKA
Minggu, 25 September 2022 - 11:03 WIB
Tim Kesbangpol Provinsi Jambi melakukan operasi gabungan terhadap keberadaan orang asing (OA) di Kabupaten Sarolangun dan Merangin.
JAMBI - Tim Kesbangpol Provinsi Jambi melakukan operasi gabungan terhadap keberadaan orang asing (OA) di Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Kegiatan yang digelar pada 21 hingga 23 Septembe 2022. Tim berhasil menemukan 13 orang asing yang berprofesi sebagai tenaga kerja asing (TKA).
Kasubbid Konflik Pemerintahan dan Keamanan (KPK) Fiet Haryadi mengatakan, pihaknya melakukan peninjauan dan pemantauan langsung beberapa kehadiran orang asing di dua kabupaten tersebut.
"Ada 13 OA yang ditemukan, yakni 5 orang asing di Kabupaten Merangin dan 8 orang asing di Kabupaten Sarolangun," ungkapnya, Minggu (25/9/2022).
Baca juga: Pengamanan Wilayah Jayapura Ditingkatkan Jelang Pemeriksaan Gubernur Papua Lukas Enembe
Menurutnya, kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan dengan keberadaan orang asing yang berada di kabupaten Provinsi Jambi.
Dari hasil pemantauan, mereka umumnya diperlukan sebagai tenaga kerja khusus di unit kerja perusahaan. "Untuk asal tenaga kerja asing tersebut mereka berasal dari warga negara Cina dan India, Thailand dan ada juga pasangan suami istri yang mana istrinya berasal dari negara Prancis, namun tinggal bersama suaminya di Merangin," ujar Fiet.
Kasubbid Konflik Pemerintahan dan Keamanan (KPK) Fiet Haryadi mengatakan, pihaknya melakukan peninjauan dan pemantauan langsung beberapa kehadiran orang asing di dua kabupaten tersebut.
"Ada 13 OA yang ditemukan, yakni 5 orang asing di Kabupaten Merangin dan 8 orang asing di Kabupaten Sarolangun," ungkapnya, Minggu (25/9/2022).
Baca juga: Pengamanan Wilayah Jayapura Ditingkatkan Jelang Pemeriksaan Gubernur Papua Lukas Enembe
Menurutnya, kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan dengan keberadaan orang asing yang berada di kabupaten Provinsi Jambi.
Dari hasil pemantauan, mereka umumnya diperlukan sebagai tenaga kerja khusus di unit kerja perusahaan. "Untuk asal tenaga kerja asing tersebut mereka berasal dari warga negara Cina dan India, Thailand dan ada juga pasangan suami istri yang mana istrinya berasal dari negara Prancis, namun tinggal bersama suaminya di Merangin," ujar Fiet.
Lihat Juga :