Polisi Pastikan Kasus Pesepeda di HI Korban Perampasan Bukan Hipnotis
Kamis, 02 Juli 2020 - 16:25 WIB
Korban mendapat ancaman dari tersangka untuk tidak lapor ke pihak kepolisian. "Diambil HP-nya dan korban diancam 'awas kamu ya kalau teriak, dibikin enggak bisa pulang'. Takutlah (korban) anak perempuan ini, langsung lapor ke polisi," ujar Guntur.
Guntur melanjutkan, salah seorang tersangka diketahui langsung melarikan diri ke arah Jalan Maluku, Menteng, Jakarta Pusat, usai merampas ponsel korban. Kini, lanjut Guntur, polisi masih melacak keberadaan para tersangka.
"Ada satu (tersangka) yang lari sampai ke Jalan Maluku. Ini kita sedang trace (lacak), perintah Kapolres (Jakarta Pusat) harus diungkap sesegera mungkin," ungkap Guntur.
Guntur menduga para tersangka biasa melancarkan aksinya dengan target korban remaja perempuan yang biasa beristirahat di kawasan Bundaran HI usai bersepeda.
"Jadi, mereka sudah menyiapkan motor di Jalan Maluku dan mereka ke HI itu jalan kaki. Setiap ada anak perempuan digodain, ngobrol-ngobrol, langsung diambil HP-nya," tutup Guntur.
Guntur melanjutkan, salah seorang tersangka diketahui langsung melarikan diri ke arah Jalan Maluku, Menteng, Jakarta Pusat, usai merampas ponsel korban. Kini, lanjut Guntur, polisi masih melacak keberadaan para tersangka.
"Ada satu (tersangka) yang lari sampai ke Jalan Maluku. Ini kita sedang trace (lacak), perintah Kapolres (Jakarta Pusat) harus diungkap sesegera mungkin," ungkap Guntur.
Guntur menduga para tersangka biasa melancarkan aksinya dengan target korban remaja perempuan yang biasa beristirahat di kawasan Bundaran HI usai bersepeda.
"Jadi, mereka sudah menyiapkan motor di Jalan Maluku dan mereka ke HI itu jalan kaki. Setiap ada anak perempuan digodain, ngobrol-ngobrol, langsung diambil HP-nya," tutup Guntur.
(mhd)
Lihat Juga :