Harga BBM Naik, Sopir Angkot di Sorong Mogok Massal Tuntut Kenaikan Tarif

Minggu, 04 September 2022 - 22:24 WIB
“Hari ini kita semua sopir angkot menyampaikan aspirasi kami. Ini tuntutan semua pengemudi angkot di dalam kota Sorong. Kami semua minta ada kenaikan tarif penumpang, itu tadi kita sudah sampaikan semua aspirasi kita. Kami minta kenaikan dari 4.000 ke 8.000 rupiah," ungkapnya, kepada wartawan, Minggu (4/9/2022).

Menurut dia, aspirasi para sopir angkot ini juga bukan saja dikarenakan adanya kenaikan BBM yang baru ditetapkan oleh pemerintah, namun juga karena setoran angkutan umum juga turut naik serta harga sparepart kendaraan yang sudah pasti ikut naik dari imbas kenaikan BBM ini.

Baca juga: 2 Penimbun BBM Bersubsidi di Nagan Raya Ditangkap Polisi

“Dengan dampak kenaikan BBM ini semua pasti naik (harga-harga), setoran angkot pasti naik, sparepart naik, semua harga barang pasti naik, jadi ini menurut kami aspirasi kenaikan tarif penumpang masih dalam batas wajar. Kami sudah sampaikan semuanya kepada perwakilan pemerintah, juga kepada bapak-bapak polisi tadi, semua aspirasi sudah kami sampaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Rizal Latupono, Kabid LLAJ Dishub, Pemerintah Kota Sorong yang hadir menemui para sopir angkutan umum yang menggelar aksi demo mengungkapkan, dengan adanya kenaikan BBM ini akan berimbas juga pada perubahan tarif angkutan.

“Kami hari ini sudah bertemu dengan para sopir sudah bersepakat untuk bagaimana menghitung tarif angkutan berdasarkan apa yang sudah ditentukan oleh pusat (kenaikan BBM) yaitu 20 persen dari yang sudah ditetapkan oleh pusat," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!