Produk UMKM dan IKM Luwu Timur Didorong Ikut Expo 2022
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 19:45 WIB
Terakhir, Sufriaty menekankan, agar para TP PKK kecamatan se-Lutim selalu melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang mempunyai anak dengan kategori stunting. Selain itu, juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat. Maka dari itu, tidak ada lagi anak yang lahir stunting.
“Usahakan tidak ada lagi perkawinan dini karena ini merupakan faktor utama yang menyebabkan stunting. Pastikan di wilayah masing-masing yang memiliki ibu hamil, semua gizinya terpenuhi dan tidak ada masalah terhadap kandungannya,” harapnya.
Ketua DPW Lutim, Masrah Bahri Suli menyampaikan bahwa, akan diadakan pengajian bulanan dan mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik. “Kemudian rencananya ada pertemuan dengan dewan penasehat pada 5 hingga 6 September mendatang,” tutupnya.
Baca Juga: Bawaslu Luwu Timur Minta Kedisiplinan Pegawai Ditingkatkan
“Usahakan tidak ada lagi perkawinan dini karena ini merupakan faktor utama yang menyebabkan stunting. Pastikan di wilayah masing-masing yang memiliki ibu hamil, semua gizinya terpenuhi dan tidak ada masalah terhadap kandungannya,” harapnya.
Ketua DPW Lutim, Masrah Bahri Suli menyampaikan bahwa, akan diadakan pengajian bulanan dan mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik. “Kemudian rencananya ada pertemuan dengan dewan penasehat pada 5 hingga 6 September mendatang,” tutupnya.
Baca Juga: Bawaslu Luwu Timur Minta Kedisiplinan Pegawai Ditingkatkan
(agn)
Lihat Juga :