Tiga Menteri Ikut Penanaman Dukung Rehabilitasi Kawasan Mangrove
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 18:08 WIB
“Hingga Agustus 2022, Pelindo bersama KLHK, KKP serta Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDASHL) telah melaksanakan rehabilitasi kawasan mangrove seluas 105 Ha,” ujar Arif Suhartono.
Program Rehabilitasi Kawasan Mangrove oleh Pelindo pada hari ini dilaksanakan serentak di lima titik lokasi yakni seluas 13 Ha di Desa Marana, Kabupaten Maros, 18 Ha di Kuri Caddi, Maros, 20 Ha di Teluk Naga, Banten, 12,5 Ha di Teluk Lamo, Banten, 18 Ha di Langsa Barat, Aceh. Pada pengerjaannya, Pelindo turut melibatkan komunitas masyarakat pesisir yang tergabung dalam Kelompok Penggiat Mangrove sebagai bentuk dukungan perusahaan atas Program Pemulihan Ekonomi Nasional.
Baca Juga: Rehabilitasi Mangrove Berkontribusi Tingkatkan Kualitas Perekonomian
“Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi yang baik dari Pemerintah dan segenap pemangku kepentingan. Tidak lupa, peran serta dan dukungan masyarakat dalam komunitas turut mengambil andil besar. Untuk itu kami juga mengupayakan yang terbaik melalui program pengembangan komunitas (community development) sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat salah satunya dengan memfasilitasi pengembangan usaha produk turunan mangrove, maupun penyediaan fasilitas wisata mangrove,” tutupnya.
Program Rehabilitasi Kawasan Mangrove oleh Pelindo pada hari ini dilaksanakan serentak di lima titik lokasi yakni seluas 13 Ha di Desa Marana, Kabupaten Maros, 18 Ha di Kuri Caddi, Maros, 20 Ha di Teluk Naga, Banten, 12,5 Ha di Teluk Lamo, Banten, 18 Ha di Langsa Barat, Aceh. Pada pengerjaannya, Pelindo turut melibatkan komunitas masyarakat pesisir yang tergabung dalam Kelompok Penggiat Mangrove sebagai bentuk dukungan perusahaan atas Program Pemulihan Ekonomi Nasional.
Baca Juga: Rehabilitasi Mangrove Berkontribusi Tingkatkan Kualitas Perekonomian
“Keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi yang baik dari Pemerintah dan segenap pemangku kepentingan. Tidak lupa, peran serta dan dukungan masyarakat dalam komunitas turut mengambil andil besar. Untuk itu kami juga mengupayakan yang terbaik melalui program pengembangan komunitas (community development) sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat salah satunya dengan memfasilitasi pengembangan usaha produk turunan mangrove, maupun penyediaan fasilitas wisata mangrove,” tutupnya.
(agn)
Lihat Juga :