Pemprov Targetkan Angka Stunting di Jawa Timur Turun hingga 13,5%

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 01:01 WIB
Oleh sebab itu, lanjut Emil, perlu adanya update data stunting yang sesuai dengan yang ada di masyarakat. Data stunting, diharapkan bukan lagi hanya mengandalkan survey statistik, tetapi benar-benar sesuai dengan alamat dan nama dari subjek-subjek yang akan intervensi. "Mulai dari remaja putri, yang harus kita pastikan jangan sampai anemia. Ibu hamil hingga anak anak balita usia dua hingga lima tahun," tuturnya.

Selain itu, kelengkapan data, sarana dan prasarana yang ada di Puskesmas dan Posyandu juga turut menjadi perhatian. Harapannya, program-program yang nantinya ada, bukan hanya berjalan, tapi juga menjadi lebih terukur.

"Hal ini tidak lain untuk kelengkapan data elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Pemprov Targetkan Angka Stunting di Jawa Timur Turun Hingga 13,5% masyarakat (e-PPGBM). Inilah yang harus kita dorong bersama," ujarnya.

Selain itu, Emil juga berharap akan ada program-program terpadu di masa depan yang nantinya bisa diekselerasi bersama, khususnya dengan kasus kemiskinan. "Support dari semua pihak utamanya, sisi peningkatan anggaran, khususnya di dana desa dan PKK," pungkasnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!