Puluhan Ribu Vaksin Covid-19 di Bekasi Kedaluwarsa Awal Agustus

Kamis, 28 Juli 2022 - 07:01 WIB
”Awalnya Sinovac enggak boleh buat booster, khusus untuk dosis satu dan dua saja. Itu juga jadi salah satu faktor sampai menumpuk di gudang penyimpanan. Tapi sekarang Sinovac sudah boleh buat booster,” tuturnya.

Persentase efektivitas jadi alasan utama yang menyebabkan masyarakat lebih cenderung memilih vaksin bermerek Pfizer, Moderna dan AstraZeneca. Selain itu, rendahnya minat masyarakat untuk kembali melakukan vaksinasi dosis kedua juga menjadi faktor kedaluwarsanya.

Hingga saat ini, jumlah masyarakat Kabulaten Bekasi yang telah menerima vaksin dosis kedua baru sebanyak 1.795.261 jiwa atau 74,25 persen dari total target 2.417.794 orang.”Awalnya kami khawatir kekurangan untuk dosis kedua, karena jumlah vaksin dosis kedua yang kami terima harus sama dengan dosis pertama,” tegasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!