Puluhan Ribu Vaksin Covid-19 di Bekasi Kedaluwarsa Awal Agustus
Kamis, 28 Juli 2022 - 07:01 WIB
Dinkes Kabupaten Bekasi menyebutkan puluhan ribu vaksin Covid-19 di gudang farmasinya akan kedaluwarsa pada awal Agustus mendatang. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
BEKASI - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengungkapkan puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 di wilayah akan kedaluwarsa pada awal Agustus ini. Vaksin Covid-19 yang akan masuk masa kedaluwarsa itu Sinovac, Covovac, dan AstraZeneca.
Kepala UPTD Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Bayu Biharussyfa menerangkan puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 merek Sinovac yang disimpan pihaknya, sebentar lagi memasuki masa kedaluwarsa.”Stok vaksin Sinovac masih ada 21.834 dosis, tapi kedaluarsanya tanggal 1 Agustus,” kata Bayu, Selasa (27/8/2022).
Meski vaksin yang diproduksi oleh negara Cina itu, masih tersedia dengan jumlah yang banyak, namun tak akan bisa digunakan oleh masyarakat. Baca juga: Menkes Sebut 1,1 Juta Vaksin Kedaluwarsa, Komisi IX DPR Bakal Bentuk Panja
Pihaknya sudah berkomunikasi denan Pemprov Jabar untuk melakukan penjemputan vaksin jelang habisnya tenggat penggunaan vaksin tersebut.”Vaksin yang habis masa penggunaannya sudah didata, tinggal menunggu dijemput oleh Bio Farma melalui Dinkes Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.
Kepala UPTD Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Bayu Biharussyfa menerangkan puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 merek Sinovac yang disimpan pihaknya, sebentar lagi memasuki masa kedaluwarsa.”Stok vaksin Sinovac masih ada 21.834 dosis, tapi kedaluarsanya tanggal 1 Agustus,” kata Bayu, Selasa (27/8/2022).
Meski vaksin yang diproduksi oleh negara Cina itu, masih tersedia dengan jumlah yang banyak, namun tak akan bisa digunakan oleh masyarakat. Baca juga: Menkes Sebut 1,1 Juta Vaksin Kedaluwarsa, Komisi IX DPR Bakal Bentuk Panja
Pihaknya sudah berkomunikasi denan Pemprov Jabar untuk melakukan penjemputan vaksin jelang habisnya tenggat penggunaan vaksin tersebut.”Vaksin yang habis masa penggunaannya sudah didata, tinggal menunggu dijemput oleh Bio Farma melalui Dinkes Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.
Lihat Juga :