ORARI Sulsel Didorong Jadi Media Komunikasi untuk Bantu Masyarakat di Pelosok

Sabtu, 16 Juli 2022 - 13:10 WIB
Olehnya, Adnan berharap komunikasi yang baik antar seluruh pengurus ORARI harus tetap berjalan dengan baik, sehingga permasalahan masyarakat yang di setiap daerah bisa tertangani dengan baik.

"Ini tiada lain agar kita bisa mengetahui apa yang berkembang dan setiap kejadian di seluruh Sulawesi Selatan. Sehingga kita bisa mengambil sebuah langkah untuk mengkomunikasikannya dengan stakeholder dan pihak terkait atau kita langsung mengambil peran untuk membantu lapisan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Adnan juga berharap seluruh pengurus ORARI Daerah Sulawesi Selatan menjaga kekompakan untuk memajukan organisasi. Karena menurutnya untuk memajukan ORARI ini tidak bisa secara sendiri-sendiri, tapi dibutuhkan kolaborasi.

“Saya selaku Ketua ORARI Sulawesi Selatan tentu tidak bisa jalan sendiri, tidak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan dan bantuan dari kita semua untuk maju,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Amson Padolo. Ia mengaku, keberadaan ORARI sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama di daerah pelosok. Walaupun di era perkembangan teknologi saat ini, masih banyak daerah di Sulsel yang blank spot atau belum terjangkau jaringan telepon maupun internet.

“Untuk Sulawesi Selatan ini ada 553 daerah yang masih blank spot. Di tahun 2021 kita baru mendapatkan 131 bantuan, jadi masih ada 300 lebih yang masih blank spot. Jadi dalam kondisi darurat masyarakat sangat membutuhkan bantuan ORARI sebagai pemegang komunikasi dan persaudaraan sesama anggota hingga ke pelosok-pelosok,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!