Aksi Menolak TKA China Berlanjut, Kepala Imigrasi Siap Mundur

Jum'at, 26 Juni 2020 - 14:04 WIB
Massa mahasiswa di Kendari, Sulawesi tenggara, menggelar unjuk rasa dan membakar ban bekas di depan Kantor Imigrasi Kendari, untuk menolak kedatangan 500 TKA China. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
KENDARI - Gelombang aksi demonstrasi menolak kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) China, terus berlanjut di Kendari, Sulawesi Tenggara. Massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, juga mendatangi Kantor Imigrasi Kendari.

(Baca juga: Anak Petani Asal Paluta Raih Adhi Makayasa Taruna AAU 2020 )



Mereka bukan hanya menggelar orasi, namun juga membakar ban bekas di jalan depan Kantor Imigrasi Kendari. Akibatnya, pelayanan di kantor tersebut juga sempat terhambat, dan masyarakat yang akan mengurus paspor memilih melakukan penundaan.

Pada hari biasanya, masyarakat yang datang untuk mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kendari, bisa mencapai antara 10-20 orang/hari. Kini sejak ramai aksi demonstrasi, yang datang hanya 2-3 orang/hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!