Selama COVID-19, Dinkes Cimahi Catat 2 Kasus Kematian Ibu Hamil
Kamis, 25 Juni 2020 - 19:55 WIB
"Ada prosedur pemeriksaan kehamilan selama pandemi, hadi ibu-ibu hamil harus mengikuti prosedur supaya aman. Sebab jika ibu hamil tertular COVID-19, efeknya bisa berbahaya bagi ibu dan bayi yang dikandung," ucapnya. (Baca juga: Ditemukan 11 Pasien Positif, 5 Kecamatan di Karawang Masuk Zona Hitam )
Disinggung soal kasus yang sama di 2019, Indah mengatakan ada 13 kasus kematian ibu. Penyababnya empat di antaranya karena pendarahan, empat kasus karena hipertensi dalam kehamilan. Kemudian kasus seperti TBC ada dua, appendiks satu, penyakit jantung satu, penyakit ginjal satu kasus, dan lain-lainnya lima kasus. Sementara di 2017 ada 12 kasus kematian ibu, sedangkan 2018 ada 11 kasus.
"Ibu hamil juga harus memperhatikan metabolisme dan kebutuhan nutrisi. Sehingga kalau ada gangguan dari luar kondisi imun tubuhnya tetap kuat," pungkasnya.
Disinggung soal kasus yang sama di 2019, Indah mengatakan ada 13 kasus kematian ibu. Penyababnya empat di antaranya karena pendarahan, empat kasus karena hipertensi dalam kehamilan. Kemudian kasus seperti TBC ada dua, appendiks satu, penyakit jantung satu, penyakit ginjal satu kasus, dan lain-lainnya lima kasus. Sementara di 2017 ada 12 kasus kematian ibu, sedangkan 2018 ada 11 kasus.
"Ibu hamil juga harus memperhatikan metabolisme dan kebutuhan nutrisi. Sehingga kalau ada gangguan dari luar kondisi imun tubuhnya tetap kuat," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :