Pengasuh Ponpes di Depok Buka Suara Soal Dugaan Pencabulan Santriwati
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:01 WIB
Pengasuh ponpes di Depok akhirnya buka suara soal dugaan pencabulan santriwati. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
DEPOK - Pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Depok akhirnya buka suara soal dugaan pencabulan santriwati. Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan polisi.
“Ini sedang memproses masalah ini, selebihnya bisa ditanyakan kepada penyidik Polda Metro Jaya,” kata Pengasuh Pondok Pesantren di Depok Ahmad Riyadh Muchtar, Kamis (30/6/2022).
Baca juga: 3 Santriwati Diduga Dicabuli di Ponpes Depok
Dalam kasus ini ada 4 orang yang dilaporkan ke polisi oleh kuasa hukum korban santriwati. Empat orang terlapor itu statusnya adalah satu orang santri, satu guru masih aktif, dan dua lainnya tidak lagi mengajar di ponpes.
Santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan adalah siswi SDIT. Dari informasi yang diterimanya, korban ada 5 santriwati. “Menurut laporan kuasa hukum mereka ada lima santriwati. Itu pun masih dalam bentuk dugaan. Makanya saya bilang kalau ranah ini silakan ke polisi,” ucap Ahmad.
“Ini sedang memproses masalah ini, selebihnya bisa ditanyakan kepada penyidik Polda Metro Jaya,” kata Pengasuh Pondok Pesantren di Depok Ahmad Riyadh Muchtar, Kamis (30/6/2022).
Baca juga: 3 Santriwati Diduga Dicabuli di Ponpes Depok
Dalam kasus ini ada 4 orang yang dilaporkan ke polisi oleh kuasa hukum korban santriwati. Empat orang terlapor itu statusnya adalah satu orang santri, satu guru masih aktif, dan dua lainnya tidak lagi mengajar di ponpes.
Santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan adalah siswi SDIT. Dari informasi yang diterimanya, korban ada 5 santriwati. “Menurut laporan kuasa hukum mereka ada lima santriwati. Itu pun masih dalam bentuk dugaan. Makanya saya bilang kalau ranah ini silakan ke polisi,” ucap Ahmad.