Polwan Gunakan Jilbab, Begini Peraturan Pemakaiannya

Minggu, 26 Juni 2022 - 19:50 WIB
Polwan menggunakan jilbab diatur dalam Surat Keputusan (SK) Kapolri Nomor 245/III/2015 Tanggal 25 Maret 2015 tentang Perubahan Atas SK Kapolri SKEP/702/X/2005 Tanggal 30 September 2006. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Polisi wanita atau polwan menggunakan jilbab diatur dalam Surat Keputusan (SK) Kapolri Nomor 245/III/2015 Tanggal 25 Maret 2015 tentang Perubahan Atas SK Kapolri SKEP/702/X/2005 Tanggal 30 September 2006.

Kemudian, Peraturan Kapolri Nomor 19/2015 Tanggal 16 Desember 2015 tentang Pakaian Dinas Seragam Polri. Salah satu isi peraturan menjelaskan penggunaan jilbab bagi polwan yang disesuaikan dengan seragam dinas Polri.



Baca juga: Mengenal 11 Pendapat Tentang Jilbab

Peraturan penggunaan jilbab tersebut meliputi model jilbab, warna, dan atribut lainnya seperti celana dan sepatu. Untuk model jilbab yang digunakan adalah tunggal polos atau tanpa emblem.

Warna jilbab cokelat tua polisi digunakan bersama dengan pakaian dinas warna cokelat dan PDL II loreng Brimob. Jilbab berwarna abu-abu digunakan pada pakaian dinas musik gabungan.

Jilbab warna hitam digunakan pada saat memakai pakaian dinas PDU-II, PDL-II Brimob, PDL-III Pelaut Polair, pakaian dinas pelayanan jaringan TI, pakaian dinas SAR, pakaian dinas persidangan, pakaian dinas museum, pakaian dinas crisis response team, pakaian dinas penerbang, dan pakaian dinas joki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!