Kodam IV/Diponegoro Diterjunkan Selamatkan Pendangkalan Danau Rawa Pening
Rabu, 24 Juni 2020 - 14:08 WIB
Kodam IV/Diponegoro siap diterjunkan untuk revitalisasi danau Rawa Pening Ambarawa. Foto : Dok SINDOnews /ahmad antoni
SEMARANG - Danau Rawa Pening yang membentang di wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru, Kabupaten Semarang, mengalami pendangkalan yang cukup signifikan.
Dari data Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana (BBWS) sebelum 1990, Rawa Pening memiliki kedalaman 15 meter. Namun beberapa tahun yang lalu kedalamannya tercatat hanya 3 meter. Setiap tahunnya, terjadi pendangkalan setinggi 42 cm karena faktor sampah yang berasal dari pabrik, rumah tangga, dan 14 anak sungai.
Selain itu pertumbuhan enceng gondok yang tidak terkendali mengakibatkan danau seluas 2.670 hektare ini masuk dalam daftar 15 danau kritis di Indonesia.
Atas kondisi tersebut, Kodam IV/Diponegoro dan BBWS berupaya menyelamatkan Danau Rawa Pening dengan ditandai Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) di Aula Makodam IV/Diponegoro, Semarang. Rabu (24/6/2020)
Penandatanganan MOU dilakukan oleh Kasdam IV/Dip Brigjen TNI Widi Prasetijono dan Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air, Bapak Lalu Ardian Bagus Nugroho, ST, MM, MT disaksikan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kepala BBWS Pemali Juana Bapak Muhammad Adek Rizaldi.
Pimpinan TNI Angkatan Darat telah memberikan persetujuan untuk dilaksanakan perjanjian kerjasama Revitalisasi tersebut. Hal ini merupakan bentuk komitmen pimpinan TNI AD dalam rangka ikut berperan serta meningkatkan pengelolaan sumber daya air dan pendayagunaan sumber daya alam termasuk pengendalian terhadap daya rusak air khususnya yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.
Dari data Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana (BBWS) sebelum 1990, Rawa Pening memiliki kedalaman 15 meter. Namun beberapa tahun yang lalu kedalamannya tercatat hanya 3 meter. Setiap tahunnya, terjadi pendangkalan setinggi 42 cm karena faktor sampah yang berasal dari pabrik, rumah tangga, dan 14 anak sungai.
Selain itu pertumbuhan enceng gondok yang tidak terkendali mengakibatkan danau seluas 2.670 hektare ini masuk dalam daftar 15 danau kritis di Indonesia.
Atas kondisi tersebut, Kodam IV/Diponegoro dan BBWS berupaya menyelamatkan Danau Rawa Pening dengan ditandai Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) di Aula Makodam IV/Diponegoro, Semarang. Rabu (24/6/2020)
Penandatanganan MOU dilakukan oleh Kasdam IV/Dip Brigjen TNI Widi Prasetijono dan Kepala Satker Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air, Bapak Lalu Ardian Bagus Nugroho, ST, MM, MT disaksikan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan Kepala BBWS Pemali Juana Bapak Muhammad Adek Rizaldi.
Pimpinan TNI Angkatan Darat telah memberikan persetujuan untuk dilaksanakan perjanjian kerjasama Revitalisasi tersebut. Hal ini merupakan bentuk komitmen pimpinan TNI AD dalam rangka ikut berperan serta meningkatkan pengelolaan sumber daya air dan pendayagunaan sumber daya alam termasuk pengendalian terhadap daya rusak air khususnya yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.
Lihat Juga :