Banjir Bandang Terjang Pesantren Al Jihad Bandung Barat, Ruang Kelas dan Asrama Tertimbun Lumpur
Selasa, 14 Juni 2022 - 12:09 WIB
"Banjir menyisakan material lumpur cukup tebal setelah air surut. Kegiatan belajar santri terpaksa diliburkan dulu, karena semua konsentrasi membersihkan lumpur di ruang kelas, asrama, dan madrasah," ucapnya, Selasa (14/6/2022).
Menurutnya, di ponpesnya terdiri dari 120 siswa SMP, 180 santri mukim, dan 100 orang siswa diniyah. Banjir memang pernah menerjang wilayahnya, namun kejadian kali ini adalah yang paling parah, karena air masuk ke ruang kelas dan asrama.
Banjir terjadi dikarenakan hujan deras dengan intensitas cukup tinggi dan durasinya lama. Ditambah, tingginya sedimentasi DAS Cidadap, serta minimnya resapan air di wilayah hulu sehingga memicu debit air sungai meluap.
Baca: Hujan Lebat, Banjir Bandang Terjang Kabupaten Bantaeng
Kondisi pesantren yang berada tidak jauh dari aliran Sungai Cidadap membuat air rentan masuk ke lingkungan ponpes ketika hujan deras turun. Namun, tahun ini intensitas banjir makin sering diduga akibat sedimentasi.
Menurutnya, di ponpesnya terdiri dari 120 siswa SMP, 180 santri mukim, dan 100 orang siswa diniyah. Banjir memang pernah menerjang wilayahnya, namun kejadian kali ini adalah yang paling parah, karena air masuk ke ruang kelas dan asrama.
Banjir terjadi dikarenakan hujan deras dengan intensitas cukup tinggi dan durasinya lama. Ditambah, tingginya sedimentasi DAS Cidadap, serta minimnya resapan air di wilayah hulu sehingga memicu debit air sungai meluap.
Baca: Hujan Lebat, Banjir Bandang Terjang Kabupaten Bantaeng
Kondisi pesantren yang berada tidak jauh dari aliran Sungai Cidadap membuat air rentan masuk ke lingkungan ponpes ketika hujan deras turun. Namun, tahun ini intensitas banjir makin sering diduga akibat sedimentasi.
Lihat Juga :