KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam Rupanya Berpenumpang 50 Orang

Selasa, 31 Mei 2022 - 16:24 WIB
Konferensi pers perkembangan kasus tenggelamnya KM Ladang Pertiwi, Selasa (31/5/2022). Foto: SINDOnews/Ansar Jumasang
MAKASSAR - KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di Selat Makassar pada Kamis 26 Mei 2022 rupanya berpenumpang 50 orang. Jumlah ini bertambah dari data sebelumnya yang diumumkan, 42 orang.

Informasi terkait kepastian jumlah penumpang KM Ladang Pertiwi ini diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Krimsus Polda Sulsel terhadap pihak terkait.



Baca juga: Sinkronisasi Data Penumpang, Nakhoda hingga Pemilik KM Ladang Pertiwi Diperiksa

"Jumlah yang ada sementara kita data ini sebanyak 50 penumpang termasuk ABK," tutur Djunaidi saat konferensi pers di KN Kamajaya area Peti Kemas Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Selasa (31/5/2022).

Djunaidi mengaku data tersebut berdasarkan keterangan Kepala Desa Pemantauang, Muhammad Basit. Di mana warganya datang melapor dan menyerahkan nama-nama keluarga yang diduga ikut di KM Ladang Pertiwi.

"Data itu kita dapat dari Kepala Desa Pemantauang yang warganya datang melapor bahwa nama-nama ini yang tertera atau ikut di atas kapal sebanyak 51 orang termasuk ABK-nya," ujarnya.

Baca juga: Operasi SAR untuk KM Ladang Pertiwi: 31 Penumpang Selamat, 11 Masih Hilang

Namun, kata Djunaidi, setelah Basarnas mengecek kebenaran orang-orang yang ada di atas kapal, ternyata ada satu nama yang dobel, yaitu Supriadi dan Feral.

"Pak Supariadi ini biasa dipanggil Pak Feral sehingga kami sementara memberikan penyampaian bahwa jumlah 50 orang. Yang selamat sudah 31 sehingga yang kita cari sekarang sisa 19 orang. Itu pengembangan data yang diberikan dari kepala desa, nakhoda dan pemilik kapal yang kita mintai keterangan," pungkasnya.

Penumpang selamat

1. Abdullah (30)

2. Muslimin (40)

3. Nasrayanti (30) 4. Iwan/irwan (36) 5. Fatimah (40) 6. Saripah (20)

7. Hasana/Nur (38)

8. Aco Marendeng (32)

9. Dani/Sofiramdani (14)

10. Hidayatullah (19)

11. Husni (40)

12. Naharuddin (64)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!