BUMD Makassar Berpotensi Jadi Penampungan Tim Sukses

Rabu, 25 Mei 2022 - 08:04 WIB
Mereka di antaranya mantan Juru Bicara Adama, Alo Natsar dan Indira Mulyasari. Begitu pula Beni Iskandar, Penjabat (Pj) Direksi PDAM saat ini, yang juga merupakan mantan Ketua Tim Hukum Aku DP.

Kemudian ada nama Syafrullah dan Ahmad Susanto yang merupakan jajaran Pj Direksi PD Rumah Potong Hewan (RPH), yang juga diketahui turut menjadi salah satu timses kala itu.

Pengamat Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Makassar, Luhur Priyanto, menilai hadirnya deretan loyalis kepala daerah membuat seleksi menjadi sulit menerapkan merit sistem.

Ditambah lagi, salah satu tim seleksi (Timsel) lelang, yakni Mustaqim Musma, diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua NasDem Sulsel Bidang Media. Hal itu dianggap bisa membuka peluang kepala daerah melakukan politik balas budi.

"Kalaupun ada kepala daerah yang menjanjikan profesionalisme penuh, hal itu tidak usah kita percaya. Jabatan-jabatan di BUMD , dalam tanda kutip, adalah penampungan bagi sebagian tim sukses, itu faktanya," tegas Luhur.

Dalam visi misi Danny-Fatma dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Makassar tahun 2021-2026, lanjut Luhur, ada program penataan total BUMD dan Pembentukan Makassar Incorporation. Dia berharap, program ini tidak dilupakan, dan tidak berhenti pada perombakan direksi dan dewas saja.

"Bagi publik Kota Makassar , sepanjang sesuai regulasi, yah silakan saja. Yang penting adalah dampak kinerja dari yang dihasilkan lelang jabatan itu. Tentu saja pada perbaikan layanan pada masyarakat dan peningkatan deviden bagi keuangan pemerintah kota," tandasnya.

Selain deretan mantan tim sukses Adama, sejumlah Pj direksi dan dewan pengawas lainnya yang saat ini menjabat diketahui berbondong-bondong mendaftar. Di antaranya Pj Dewas PDAM, Prof. Aminuddin Ilmar, jajaran Pj Direksi PDAM Beni Iskandar, Arifuddin Amarung, dan Asdar Ali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!