Wabup Gowa Sebut Harkitnas sebagai Momentum Bangkit dari Pandemi Covid-19
Jum'at, 20 Mei 2022 - 14:13 WIB
Dirinya mengingatkan bahwa Harkitnas memiliki sejarah yang cukup panjang. Di mana pada 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya Perkumpulan Boedi Oetomo sebagai hari bangkitnya nasionalisme Indonesia, yang bertujuan untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.
"Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni kemerdekaan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia," jelasnya.
Baca juga:Adnan Harap Program Dana Hibah Kemdikbud Bantu Pendidikan Hingga ke Daerah
Oleh karena itu, ia mengaku, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk dikontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Pasalnya di tengah krisis pandemi Covid-19 , kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil. Sehingga sudah seharusnya memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa.
"Pada sisi penanganan Covid-19 di tingkat nasional kita dapat melihat bahwa upaya menunjukkan hasil yang positif. Ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah di bawah angka 5.000 kasus, bahkan capaian vaksinasi Covid dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen," jelasnya.
"Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni kemerdekaan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia," jelasnya.
Baca juga:Adnan Harap Program Dana Hibah Kemdikbud Bantu Pendidikan Hingga ke Daerah
Oleh karena itu, ia mengaku, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk dikontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Pasalnya di tengah krisis pandemi Covid-19 , kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil. Sehingga sudah seharusnya memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa.
"Pada sisi penanganan Covid-19 di tingkat nasional kita dapat melihat bahwa upaya menunjukkan hasil yang positif. Ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah di bawah angka 5.000 kasus, bahkan capaian vaksinasi Covid dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen," jelasnya.
Lihat Juga :