HUT DKI ke-493, Anies: Jakarta Siap Bangkit dari Covid-19
Senin, 22 Juni 2020 - 11:35 WIB
Pemprov DKI Jakarta tetap menggelar upacara peringatan HUT Jakarta ke-493 di tengah pandemi Covid-19 di Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin (22/6/2020).Foto/SINDOnews/Bima Setiyadi
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tetap menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke-493 di tengah pandemi Covid-19 di Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin (22/6/2020). Bertema 'Jakarta Tangguh', Pemprov DKI Jakarta siap bangkit dari berbagai bencana, tantangan, dan cobaan termasuk wabah Covid-19.
Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan selaku inspektur upacara. Menurutnya, pandemi Covid-19 yang menimpa Jakarta kali ini bukan yang pertama. Seabad lalu, pada 1918 pandemi Spanish flu yang melanda dunia juga berdampak pada Jakarta.
"Saat itu kita bisa melewatinya. Kota ini telah melewati berbagai tantangannya, bencana dan cobaan silih berganti. Bencana alam, krisis kesehatan, krisis ekonomi, krisis sosial telah dialami tp setiap mengalami krisis Jakarta selalu mampu menghadapinya," kata Anies di lokasi, Senin (22/6/2020).
Selain itu, Anies juga menegaskan ketangguhan Jakarta untuk selalu bangkit dari kejatuhan. Meski terjadi pergolakan ekonomi, Jakarta siap bangkit kembali. Pembangunan kota, kata dia, boleh tertunda. Tapi usaha menyelamatkan warga harus justru semakin mengganda. Pertemuan fisik antar warga boleh berkurang, tapi solidaritas justru semakin berkembang.
Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan selaku inspektur upacara. Menurutnya, pandemi Covid-19 yang menimpa Jakarta kali ini bukan yang pertama. Seabad lalu, pada 1918 pandemi Spanish flu yang melanda dunia juga berdampak pada Jakarta.
"Saat itu kita bisa melewatinya. Kota ini telah melewati berbagai tantangannya, bencana dan cobaan silih berganti. Bencana alam, krisis kesehatan, krisis ekonomi, krisis sosial telah dialami tp setiap mengalami krisis Jakarta selalu mampu menghadapinya," kata Anies di lokasi, Senin (22/6/2020).
Selain itu, Anies juga menegaskan ketangguhan Jakarta untuk selalu bangkit dari kejatuhan. Meski terjadi pergolakan ekonomi, Jakarta siap bangkit kembali. Pembangunan kota, kata dia, boleh tertunda. Tapi usaha menyelamatkan warga harus justru semakin mengganda. Pertemuan fisik antar warga boleh berkurang, tapi solidaritas justru semakin berkembang.
Lihat Juga :