Tradisi Halalbihalal Eratkan Kohesi Sosial dan Memperkuat Moderasi

Sabtu, 14 Mei 2022 - 16:57 WIB
Halalbihalal Lebaran dalam bingkai moderasi beragama digelar Kemenag di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2022). Foto/Ist
REMBANG - Tradisi halalbihalal Lebaran di Indonesia dinilai dapat mengeratkan kohesi sosial dan memperkuat moderasi. Staf Khusus Menteri Agama (Menag) Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo menyampaikan hal tersebut saat acara "Halalbihalal dalam Bingkai Moderasi Beragama" di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2022).

"Halalbihalal adalah tradisi yang memperkuat moderasi. Pemahaman keagamaan yang moderat terus berkembang di Indonesia antara lain buah dari tradisi ini," ujar Wibowo.



Baca juga: Quraish Shihab Bicara Halalbihalal Menurut Al-Qur'an

Halalbihalal yang digelar Kemenag Kabupaten Rembang ini dihadiri Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’, Kepala Kemenag M Fatah beserta jajaran, para penyuluh agama dan Kepala serta penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Se-Kabupaten Rembang.

Menurut Wibowo, ada empat indikator penguatan moderasi beragama, yaitu anti-kekerasan, komitmen kebangsaan, toleransi, dan ramah tradisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!