Sebanyak 1,11 Juta Warga Jawa Timur Menganggur
Selasa, 10 Mei 2022 - 08:17 WIB
Meski begitu, kata dia, TPT perkotaan selalu lebih tinggi dibandingkan TPT perdesaan. TPT perkotaan turun 0,32 persen. Penurunan TPT perdesaan lebih tinggi dibandingkan perkotaan yaitu sebesar 0,42 persen. "Penurunan TPT perdesaan pada Februari 2022 ini juga seiring dengan peningkatan daya serap tenaga kerja di Sektor Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan," terangnya.
Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih tertinggi diantara tingkat pendidikan yang lain, yaitu sebesar 11,72 persen. Dibandingkan Februari 2021, TPT SMK mengalami kenaikan.
Baca juga: Briptu Suci Polwan Cantik Ditipu PNS, Ngaku Perjaka Ternyata Punya Anak Hasil Selingkuh
TPT tertinggi berikutnya adalah lulusan Diploma I/II/III sebesar 8,33 persen. Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,61 persen. "Hal ini masih menjadi sinyal bahwa titik temu antara tawaran tenaga kerja lulusan SMK/SMA/Diploma di Jawa Timur dengan tenaga kerja yang diminta di pasar kerja masih menjadi masalah," papar Sunaryo.
Di sisi lain, jumlah angkatan kerja pada Februari 2022 tercatat sebanyak 23,04 juta orang, bertambah 659.330 orang dibanding Februari 2021 dan bertambah 234.440 orang dibanding Februari 2020. Sedangkan tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik 1,24 persen dibandingkan TPAK Februari 2021 meskipun masih lebih rendah dibandingkan TPAK Februari 2020
Dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih tertinggi diantara tingkat pendidikan yang lain, yaitu sebesar 11,72 persen. Dibandingkan Februari 2021, TPT SMK mengalami kenaikan.
Baca juga: Briptu Suci Polwan Cantik Ditipu PNS, Ngaku Perjaka Ternyata Punya Anak Hasil Selingkuh
TPT tertinggi berikutnya adalah lulusan Diploma I/II/III sebesar 8,33 persen. Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,61 persen. "Hal ini masih menjadi sinyal bahwa titik temu antara tawaran tenaga kerja lulusan SMK/SMA/Diploma di Jawa Timur dengan tenaga kerja yang diminta di pasar kerja masih menjadi masalah," papar Sunaryo.
Di sisi lain, jumlah angkatan kerja pada Februari 2022 tercatat sebanyak 23,04 juta orang, bertambah 659.330 orang dibanding Februari 2021 dan bertambah 234.440 orang dibanding Februari 2020. Sedangkan tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) naik 1,24 persen dibandingkan TPAK Februari 2021 meskipun masih lebih rendah dibandingkan TPAK Februari 2020
(msd)
Lihat Juga :