Bule Cantik Berpose Telanjang, Gubernur Bali: Jangan Mentang-mentang Wisatawan
Jum'at, 06 Mei 2022 - 23:08 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster murka dengan Alina Fazleeva (28), bule cantik asal Rusia yang berpose telanjang di pohon keramat di Tabanan. (Ist)
DENPASAR - Gubernur Bali I Wayan Koster murka dengan Alina Fazleeva (28), bule cantik asal Rusia yang berpose telanjang di pohon keramat di Tabanan. Ia meminta Alina segera dideportasi.
"Jangan mentang-mentang wisatawan bertindak seenaknya. Saya tidak mentolerir sedikit pun wisatawan melecehkan dan merendahkan budaya Bali," kata Koster dalam konferensi pers, Jumat (6/5/2022).
Dalam jumpa pers itu, Koster meluapkan kemarahannya. Meski Alina sudah meminta maaf melalui upacara adat, hal itu tidaklah cukup. Harus ada sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Koster memerintahkan imigrasi segera mendeportasi Alina dari Bali. "Harus diberikan sanksi deportasi. Agar ini menjadi pelajaran bagi siapa pun," tandasnya.
Menurutnya, perbuatan Alina sangat memalukan dan tidak bisa dibiarkan. "Kita lebih penting menjaga budaya dan martabat Bali daripada mentolerir tindakan yang merusak citra pariwisata Bali.
Koster berjanji akan terus bertindak tegas kepada wisatawan yang tidak menghormati budaya Bali. Silahkan datang ke Bali, tapi hormati budaya dan martabat bangsa, khususnya keluhuran budaya Bali," pungkasnya. Baca: Kapal Motor Sabuk Nusantara Bermuatan 434 Pemudik Tabrak Karang di Perairan Sapeken.
"Jangan mentang-mentang wisatawan bertindak seenaknya. Saya tidak mentolerir sedikit pun wisatawan melecehkan dan merendahkan budaya Bali," kata Koster dalam konferensi pers, Jumat (6/5/2022).
Dalam jumpa pers itu, Koster meluapkan kemarahannya. Meski Alina sudah meminta maaf melalui upacara adat, hal itu tidaklah cukup. Harus ada sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Koster memerintahkan imigrasi segera mendeportasi Alina dari Bali. "Harus diberikan sanksi deportasi. Agar ini menjadi pelajaran bagi siapa pun," tandasnya.
Menurutnya, perbuatan Alina sangat memalukan dan tidak bisa dibiarkan. "Kita lebih penting menjaga budaya dan martabat Bali daripada mentolerir tindakan yang merusak citra pariwisata Bali.
Koster berjanji akan terus bertindak tegas kepada wisatawan yang tidak menghormati budaya Bali. Silahkan datang ke Bali, tapi hormati budaya dan martabat bangsa, khususnya keluhuran budaya Bali," pungkasnya. Baca: Kapal Motor Sabuk Nusantara Bermuatan 434 Pemudik Tabrak Karang di Perairan Sapeken.
Lihat Juga :