MUI Sebut Program Tayangan Ramadhan Masih Memuat Kekerasan Verbal dan Sensualitas

Minggu, 01 Mei 2022 - 11:33 WIB
Anggota tim MUI untuk pemantauan tayangan program Ramadhan di televisi, Arifah mencatat beragam program di stasiun televisi masih memunculkan pelecehan/penghinaan, sensualitas, kekerasan fisik, dan verbal.

Mabroer pun menyampaikan sejumlah rekomendasi. Pertama, meminta KPI memberikan sanksi tegas kepada stasiun TV yang masih memunculkan indikasi pelanggaran sesuai dengan bobot kesalahan yang dilakukan.

Terkait lembaga penyiaran (LP), dia juga menyampaikan sejumlah rekomendasi antara lain program Ramadhan seperti komedi, reality show, dan variety show yang kerap kali menggunakan cara berkomunikasi dan aksi spontan (impromptu) sebaiknya tidak bersifat tayangan langsung (live).

“Karenanya, direkomendasikan untuk menjadi program recording dengan pengawasan kualitas sebelum tayang,” katanya.

Kedua , merekomendasikan LP membuat evaluasi menyeluruh secara kualitatif dan kuantitatif terkait seluruh program yang ditayangkan di bulan Ramadhan guna menghindari pelanggaran sejenis di tahun-tahun mendatang.

Wakil Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI Dr Gun Gun Heryanto mengungkapkan tiga tujuan MUI melakukan pemantauan tayangan Ramadhan di televisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!