Prof Akbar Silo Siap Diusung Gerindra dan Demokrat di Pilkada Selayar
Sabtu, 20 Juni 2020 - 11:10 WIB
Bakal calon Bupati Kepulauan Selayar, Prof Akbar Silo selangkah lagi bisa menantang petahana Muh Basli Ali di Pilkada 2020 mendatang. Foto : SINDOnews/Muhaimin Sunusi
MAKASSAR - Bakal calon Bupati Kepulauan Selayar, Prof Akbar Silo selangkah lagi bisa menantang petahana Muh Basli Ali di Pilkada 2020 mendatang. Dari syarat minimal lima kursi, dia bisa menggalang koalisi partai politik (parpol) sebanyak tujuh kursi.
Tujuh kursi tersebut berasal dari tiga parpol yang memiliki perwakilan di parlemen. Diantaranya ialah Gerindra dan Demokrat yang masing-masing mengontrol tiga kursi dan Hanura yang memegang satu kursi.
Sekretaris DPD Hanura Sulsel, Affandy Agusman Aris membeberkan, bahwa partainya akan berkoalisi dengan dua partai besar di Pilkada Selayar untuk mengusung Prof Akbar Silo. Setelah Gerindra, dia optimis Demokrat juga akan merapat.
"Kami yakin Prof Akbar Silo bisa maju dan mencukupkan partai. Informasinya, Demokrat juga akan bergabung dengan koalisi kami," kata Affandy kepada SINDOnews. Baca : Partai Gerindra Bidik Kemenangan pada 10 Pilkada se-Sulsel
Soal rekomendasi, Affandy mengatakan pihaknya masih sementara melakukan koordinasi ke DPP. Mengingat tahapan Pilkada 2020 sudah dimulai sejak 15 Juni lalu.
Tujuh kursi tersebut berasal dari tiga parpol yang memiliki perwakilan di parlemen. Diantaranya ialah Gerindra dan Demokrat yang masing-masing mengontrol tiga kursi dan Hanura yang memegang satu kursi.
Sekretaris DPD Hanura Sulsel, Affandy Agusman Aris membeberkan, bahwa partainya akan berkoalisi dengan dua partai besar di Pilkada Selayar untuk mengusung Prof Akbar Silo. Setelah Gerindra, dia optimis Demokrat juga akan merapat.
"Kami yakin Prof Akbar Silo bisa maju dan mencukupkan partai. Informasinya, Demokrat juga akan bergabung dengan koalisi kami," kata Affandy kepada SINDOnews. Baca : Partai Gerindra Bidik Kemenangan pada 10 Pilkada se-Sulsel
Soal rekomendasi, Affandy mengatakan pihaknya masih sementara melakukan koordinasi ke DPP. Mengingat tahapan Pilkada 2020 sudah dimulai sejak 15 Juni lalu.
Lihat Juga :