Selama Ramadhan, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 11 Persen

Jum'at, 25 Maret 2022 - 09:06 WIB
Pertamina Patra Niaga wilayaha Jatimbalinus memperkirakan, selama pelaksanaan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2022, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) diprediksi naik hingga 11 persen. Foto SINDOnews
SURABAYA - Pertamina Patra Niaga wilayaha Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memperkirakan, selama pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri 2022, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) diprediksi naik hingga 11 persen. Kemudian LPG juga naik sekitar 6 persen dan bahan bakar pesawat yaitu avtur naik sebesar 4 persen.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga wilayah Jatimbalinus, Deny Djukardi mengatakan, kenaikan konsumsi tersebut diperkirakan terjadi jelang hari raya Idul Fitri 1443 H. Saat ini stok di seluruh Terminal BBM dan Depot LPG aman dengan Coverage Days rata-rata selama 5-17 hari. Baca juga: Warga Pancoran Buntu Tolak Sosialisasi Pemulihan Aset Negara, Pemkot Jaksel Akan Lakukan Ini



Terdapat 6 Terminal BBM dan LPG yang siap melayani kebutuhan masyarakat melalui SPBU dan SPBBE (stasiun pengisian pusat bulk elpiji) di wilayah Jatim. "Kondisi stok BBM dan LPG memiliki jumlah stok yang aman menjelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1443 H," katanya, Jumat (25/3/2022).

Pertamina Patra Niaga di Jatimbalinus juga memastikan kesiapan pelayanan di seluruh SPBU, Pertashop, SPPBE dan agen LPG. Saat ini terdapat 956 unit SPBU, 532 unit Pertashop, 124 SPPBE dan lebih dari 800 agen LPG PSO dan Non PSO yang siap melayani kebutuhan energi masyarakat di Jatim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!