Dituntut 8 Tahun Penjara, Munarman: Tuntutan Jaksa Tidak Serius
Senin, 14 Maret 2022 - 13:43 WIB
Mantan Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman.Foto/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Mantan Sekretaris Front Pembela Islam (FPI) Munarman menilai tuntutan delapan tahun penjara yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak serius. Munarman pun akan mengajukan pembelaan sendiri.
Hal itu diungkapkan Munarman di hadapan Mejelis Hakim dan JPU dalam sidang sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana terorisme yang menjeratnya di PN Jakarta Timur pada Senin (14/3/2022).
Munarman mengatakan, bakal mengajukan pleidoi dalam sidang lanjutan yang akan disampaikan pada Senin (21/3/2022) "Karena tuntutannya kurang serius jadi saya akan mengajukan pembelaan sendiri," katanya.
Sebelumnya, JPU menuntut Munarman delapan tahun penjara atas perkara dugaan tindak pidana terorisme. Dalam tuntutannya, JPU menyatakan Munarman terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Hal itu diungkapkan Munarman di hadapan Mejelis Hakim dan JPU dalam sidang sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana terorisme yang menjeratnya di PN Jakarta Timur pada Senin (14/3/2022).
Munarman mengatakan, bakal mengajukan pleidoi dalam sidang lanjutan yang akan disampaikan pada Senin (21/3/2022) "Karena tuntutannya kurang serius jadi saya akan mengajukan pembelaan sendiri," katanya.
Sebelumnya, JPU menuntut Munarman delapan tahun penjara atas perkara dugaan tindak pidana terorisme. Dalam tuntutannya, JPU menyatakan Munarman terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Lihat Juga :