Menpora Dorong UNM Jadi Sentra Pengembangan dan Pembinaan Olahraga
Minggu, 13 Maret 2022 - 16:31 WIB
"Dibutuhkan 10 tahun untuk bisa menjadi atlet nasional. Jadi kalau mereka direkrut dari usia 12 atau 13, maka di usia 22 atau 23 nanti untuk Olimpiade 2032 atau 2036, itu sudah bisa ditentukan cabang-cabang olahraga sesuai kemampuan fisik, teknik dan akurasinya," beber Menteri Amali .
Ia menyebut, mereka yang terpilih akan diberi fasilitas penuh dengan pembiayaan yang bersumber dari anggaran negara.
"Semua di fasilitasi, ada uang saku dan itu dibiayai negara. Jadi mereka tidak berfikir apa-apa lagi. Mereka fokus jadi atlet," katanya.
Lebih jauh, putra daerah Gorontalo ini yakin kegiatan olahraga bukan hanya sekadar menjadi kegiatan prestasi semata, namun dari situ pertumbuhan daerah juga bisa terdongkrak.
"Pemerintah sudah buka kesempatan kegiatan olahraga ditonton langsung di lapangan atau stadion. Ada beberapa seperti sepak bola Liga 1 sudah mulai tapi terbatas. Yang sudah lebih longgar itu IPL basket, kalau Pro Liga voli belum. Semoga ini menggairahkan kembali kegiatan olahraga," pungkasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel, Arwin Azis, mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan UNM dalam hal mengahdirkan atlet yang akan dibina sejak usia 13 tahun atau setingkat kelas 1 SMP
Sebab dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk berlatih demi melahirkan atlet elit nasional yang bisa mewakili Indonesia di ajang internasional.
Ia menyebut, mereka yang terpilih akan diberi fasilitas penuh dengan pembiayaan yang bersumber dari anggaran negara.
"Semua di fasilitasi, ada uang saku dan itu dibiayai negara. Jadi mereka tidak berfikir apa-apa lagi. Mereka fokus jadi atlet," katanya.
Lebih jauh, putra daerah Gorontalo ini yakin kegiatan olahraga bukan hanya sekadar menjadi kegiatan prestasi semata, namun dari situ pertumbuhan daerah juga bisa terdongkrak.
"Pemerintah sudah buka kesempatan kegiatan olahraga ditonton langsung di lapangan atau stadion. Ada beberapa seperti sepak bola Liga 1 sudah mulai tapi terbatas. Yang sudah lebih longgar itu IPL basket, kalau Pro Liga voli belum. Semoga ini menggairahkan kembali kegiatan olahraga," pungkasnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel, Arwin Azis, mengatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan UNM dalam hal mengahdirkan atlet yang akan dibina sejak usia 13 tahun atau setingkat kelas 1 SMP
Sebab dibutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk berlatih demi melahirkan atlet elit nasional yang bisa mewakili Indonesia di ajang internasional.
Lihat Juga :