Komunitas Banteng Muda Dukung Pemberdayaan Perempuan Jakarta
Jum'at, 11 Maret 2022 - 18:16 WIB
Salah satu bukti bahwa Komunitas Banteng Muda mendukung pemberdayaan perempuan adalah menempatkan perempuan dalam posisi-posisi strategis di komunitas. Contohnya, salah satu pengurus, Chita, yang menjabat Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak di KBM DKI. Hal ini disadari KBM DKI mengingat partisipasi perempuan dalam komunitas atau organisasi yang masih amat minim.
“Semoga lebih banyak lagi perempuan-perempuan muda Jakarta yang menjadi anggota KBM DKI Jakarta karena komunitas ini amat mendukung pemberdayaan perempuan dalam segala aspek, yang juga sejalan dengan nilai Trijiwa yakni kemanusiaan, kreativitas, dan kebaikan,” ujar Banyu Biru Djarot.
“Bagi perempuan dengan kelas menengah ke atas mereka lebih mudah berani speak up (mengenai keberadaan dan value perempuan). Tetapi, bagi mereka yang kondisi ekonominya menengah ke bawah seringkali pendidikan, keterampilan, dan kebebasan tidak mereka miliki karena terdesak keadaan. Melalui pendekatan secara grass root, kami berharap agar mereka (para perempuan) dapat lebih merasa dihargai,” kata Michael.
KBM DKI juga akan memberi ruang dan apresiasi bagi perempuan-perempuan muda Jakarta untuk berkarya. Hal ini ditujukan agar perempuan juga mendapat panggung dari apa yang dikerjakannya agar tidak hanya dianggap sebagai pemeran pembantu yang merupakan langkah pencegahan subordinasi pada perempuan.
Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Kenali 5 Sastrawan Perempuan Indonesia yang Telah Mendunia
“Semoga lebih banyak lagi perempuan-perempuan muda Jakarta yang menjadi anggota KBM DKI Jakarta karena komunitas ini amat mendukung pemberdayaan perempuan dalam segala aspek, yang juga sejalan dengan nilai Trijiwa yakni kemanusiaan, kreativitas, dan kebaikan,” ujar Banyu Biru Djarot.
“Bagi perempuan dengan kelas menengah ke atas mereka lebih mudah berani speak up (mengenai keberadaan dan value perempuan). Tetapi, bagi mereka yang kondisi ekonominya menengah ke bawah seringkali pendidikan, keterampilan, dan kebebasan tidak mereka miliki karena terdesak keadaan. Melalui pendekatan secara grass root, kami berharap agar mereka (para perempuan) dapat lebih merasa dihargai,” kata Michael.
KBM DKI juga akan memberi ruang dan apresiasi bagi perempuan-perempuan muda Jakarta untuk berkarya. Hal ini ditujukan agar perempuan juga mendapat panggung dari apa yang dikerjakannya agar tidak hanya dianggap sebagai pemeran pembantu yang merupakan langkah pencegahan subordinasi pada perempuan.
Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Kenali 5 Sastrawan Perempuan Indonesia yang Telah Mendunia
(jon)
Lihat Juga :