Bangkitkan Perekonomian Rakyat, Bupati Taput Turun Langsung ke Pasar
Senin, 15 Juni 2020 - 16:13 WIB
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan turun ke Pasar Siborong-borong untuk membeli langsung hasil pertanian warga dan membangkitkan ekonomi, Senin (15/06/2020). Foto/Ist
TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan turun ke Pasar Siborong-borong untuk membeli langsung hasil pertanian masyarakat, Senin (15/06/2020). Bupati yang didampingi Dandim 0210/TU Rony Agus Widodo, Ketua DPRD Poltak Pakpahan, Kajari Taput Tatang Darmi dan Forkopimda lainnya menargetkan untuk membeli hasil bumi Tapanuli Utara yang merupakan hasil usaha sendiri bukan sebagai pengumpul ataupun tokke.
Nikson Nababan berharap, dengan turun langsung ke pasar ini mampu membangkitkan kembali semangat para petani dan juga untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat. (Baca juga: Unik, Imunisasi di Puskesmas Ini Bayarnya Pakai Sampah)
"Para petani sayur mayur ini harus memiliki untung, saya akan beli sesuai harga yang mereka minta dan yang pasti harus menguntungkan, jangan sampai mereka merugi. Saya melihat dan mendengar keluhan para petani, ini salah satu cara membantu petani kita sehingga mereka tidak putus asa dan terus semangat bertani sekaligus juga untuk mendukung salah satu program kita saat ini yaitu memperjuangkan ketahanan pangan di Tapanuli Utara," katanya, Senin (15/6/2020). (Baca juga: Viral, Polisi Tidur Jumbo di Jalan Protokol Madiun Bahayakan Pengendara)
Dia menegaskan, melalui operasi pasar ini diharapkan mampu menjadi pemicu pencapaian target dalam pemulihan kembali perekonomian masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani. "Kegiatan ini sekaligus sebagai survei harga pasar untuk nantinya akan kita hitung apakah masyarakat merugi jika harga pasar demikian. Harga sayur mayur memang anjlok, makanya saya berusaha membeli sayur mayur tersebut dan juga untuk bisa membantu petani," tandasnya.
Nikson Nababan berharap, dengan turun langsung ke pasar ini mampu membangkitkan kembali semangat para petani dan juga untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat. (Baca juga: Unik, Imunisasi di Puskesmas Ini Bayarnya Pakai Sampah)
"Para petani sayur mayur ini harus memiliki untung, saya akan beli sesuai harga yang mereka minta dan yang pasti harus menguntungkan, jangan sampai mereka merugi. Saya melihat dan mendengar keluhan para petani, ini salah satu cara membantu petani kita sehingga mereka tidak putus asa dan terus semangat bertani sekaligus juga untuk mendukung salah satu program kita saat ini yaitu memperjuangkan ketahanan pangan di Tapanuli Utara," katanya, Senin (15/6/2020). (Baca juga: Viral, Polisi Tidur Jumbo di Jalan Protokol Madiun Bahayakan Pengendara)
Dia menegaskan, melalui operasi pasar ini diharapkan mampu menjadi pemicu pencapaian target dalam pemulihan kembali perekonomian masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani. "Kegiatan ini sekaligus sebagai survei harga pasar untuk nantinya akan kita hitung apakah masyarakat merugi jika harga pasar demikian. Harga sayur mayur memang anjlok, makanya saya berusaha membeli sayur mayur tersebut dan juga untuk bisa membantu petani," tandasnya.
Lihat Juga :