Ema Minta Warga Gunakan Masker dan Jaga Jarak saat ke Pasar Tradisional
Jum'at, 24 April 2020 - 09:14 WIB
Ketua Gugus Tugas COVID-19 Bandung Ema Sumarna saat meninjau Pasar Ujungberung, Kota Bandung. Foto/Dok/Humas Pemkot Bandung
BANDUNG - Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna meminta pedagang dan warga yang berbelanja di pasar tradisional mengenakan masker dan menjaga jarak aman. Dia melihat sebagian besar warga masih mengabaikan penggunaan masker dan physical distancing saat di pasar.
Selain itu, saat munggahan, pasar tradisional di Bandung juga terpantau ramai dan dipadati pembeli. Padahal, Bandung telah menjadi zona merah akibat tingginya kasus positif virus Corona atau COVID-19.
"Kesadaran warga di pasar itu masih kurang. Contohnya mereka membawa masker, tetapi tidak dipakai," kata Ema dalam siaran persnya, Jumat (24/4/2020). (Baca juga; PKS Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Ajang Berbagi kepada Sesama )
Ema mengungkapkan, secara kasat mata kondisi di pasar tradisional sangat tidak ideal. Para pengunjung dan warga pasar masih berkerumun. Jarak antar pedagang dan pembeli masih cukup dekat. "Tempat pasar juga berdekatan, ini yang harus diperingatkan agar memahami physical distancing," katanya.
Selain itu, saat munggahan, pasar tradisional di Bandung juga terpantau ramai dan dipadati pembeli. Padahal, Bandung telah menjadi zona merah akibat tingginya kasus positif virus Corona atau COVID-19.
"Kesadaran warga di pasar itu masih kurang. Contohnya mereka membawa masker, tetapi tidak dipakai," kata Ema dalam siaran persnya, Jumat (24/4/2020). (Baca juga; PKS Ajak Masyarakat Jadikan Ramadhan Ajang Berbagi kepada Sesama )
Ema mengungkapkan, secara kasat mata kondisi di pasar tradisional sangat tidak ideal. Para pengunjung dan warga pasar masih berkerumun. Jarak antar pedagang dan pembeli masih cukup dekat. "Tempat pasar juga berdekatan, ini yang harus diperingatkan agar memahami physical distancing," katanya.
Lihat Juga :