Umat Hindu di Pasuruan Gelar Upacara Mecaru di Gunung Bromo

Rabu, 02 Maret 2022 - 22:17 WIB
Sementara boneka raksasa buruk rupa atau yang biasa disebut Ogoh-ogoh menggambarkan roh jahat. Prosesi upacara mecaru dipimpin oleh pemangku agama Hindu setempat.

Nike, salah satu warga Suku Tengger menuturkan, meski rangkaian acara mecaru tidak semeriah sebelum karena di tengah suasana pandemi COVID-19. "Namun kami tetap bersyukur karena bisa merayakan meski di desa masing-masing," ujarnya

Baca juga: Hari Raya Nyepi, Bandara I Gusti Ngurah Rai Berhenti Beroperasi, 115 Penerbangan Berhenti Sementara

Camat Tosari, Priyanto menuturkan, di wilayahnya ada delapan desa yang melakukan upacara mecaru.

Sebelum COVID-19 setiap warga desa menggelar ritual tersebut dengan membawa ogoh-ogoh yang berkumpul di Lapangan Desa Wonokitri yang kemudian diarak ramai-ramai dan selanjutnya dibakar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!