Penyandang Disabilitas Sampaikan Aspirasi Rakyat ke Demokrat DKI
Kamis, 24 Februari 2022 - 22:26 WIB
"Menurut mereka, ada beberapa pasal dalam Raperda Penyandang Disabilitas kurang taste-nya untuk mengakomodir hak-hak kaum difabel. Nanti kita akan pelajari aspirasi mereka dan wajib kita perjuangkan," kata Mujiyono.
Sebagai informasi, Pemprov DKI mengajukan pembahasan Raperda tentang Penyandang Disabilitas sebagai penyempurnaan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas. Raperda ini menjadi salah satu turunan dari UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
"Ruh Raperda ini kurang menyentuh kaum difabel. Saat ini, pasal-pasal yang ada hanya menerapkan pendekatan sosial. Padahal, kaum difabel ini butuh lebih dari itu. Kebutuhan mereka sama kayak masyarakat umumnya. Kapabilitasnya juga, jadi kesempatan untuk berkarya, memperbaiki kehidupan yang lebih baik, sebaiknya tidak hanya diberikan dengan pendekatan sosial semata," ungkapnya.
Untuk itu, Partai Demokrat terbuka bagi kaum difabel yang akan berkarier politik agar perjuangan hak-hak penyandang disabilitas ini tepat sasaran.
"Saya tawarkan mereka menjadi pengurus dan anggota Partai Demokrat. Dan beberapa di antaranya mau bergabung dengan Demokrat. Kami selalu terbuka bagi masyarakat dari berbagai kalangan mana pun, termasuk kaum difabel untuk bergabung dengan Demokrat," ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.
Dalam kesempatan ini, Mujiyono dan sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat turut memberikan bantuan bagi penyandang disabilitas.
Sebagai informasi, Pemprov DKI mengajukan pembahasan Raperda tentang Penyandang Disabilitas sebagai penyempurnaan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perlindungan Penyandang Disabilitas. Raperda ini menjadi salah satu turunan dari UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
"Ruh Raperda ini kurang menyentuh kaum difabel. Saat ini, pasal-pasal yang ada hanya menerapkan pendekatan sosial. Padahal, kaum difabel ini butuh lebih dari itu. Kebutuhan mereka sama kayak masyarakat umumnya. Kapabilitasnya juga, jadi kesempatan untuk berkarya, memperbaiki kehidupan yang lebih baik, sebaiknya tidak hanya diberikan dengan pendekatan sosial semata," ungkapnya.
Untuk itu, Partai Demokrat terbuka bagi kaum difabel yang akan berkarier politik agar perjuangan hak-hak penyandang disabilitas ini tepat sasaran.
"Saya tawarkan mereka menjadi pengurus dan anggota Partai Demokrat. Dan beberapa di antaranya mau bergabung dengan Demokrat. Kami selalu terbuka bagi masyarakat dari berbagai kalangan mana pun, termasuk kaum difabel untuk bergabung dengan Demokrat," ujar Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta itu.
Dalam kesempatan ini, Mujiyono dan sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat turut memberikan bantuan bagi penyandang disabilitas.
Lihat Juga :