Lewat Medsos, Ekonomi Pasar Tanah Abang Akan Bergairah
Selasa, 22 Februari 2022 - 19:43 WIB
“Sebenarnya orang daerah (luar Jakarta) itu pada mau datang belanja di Tanah Abang. Tapi, mereka nggak bisa datang karena banyak aturan. Akhirnya mereka terjangkau lewat sosmed kita,” katanya.
Meski awalnya ditolak karena sikap skeptis, namun perlahan platform medsos Randy meningkat, termasuk pengikutnya yang kini telah mencapai 64 ribu pengikut. “Di Tanah Abang, yang aktif 26 ribu toko. Nah, sebenarnya market kita masih jauh dari target,” ucapnya.
Melalui cara itu, Randy melihat peningkatan orderan di beberapa toko mulai dirasakan pedagang. Transaksi ratusan juta terlihat dengan waktu order dari pagi hingga sore.
“Sampai-sampai pegawainya pada lembur. Nah, pedagang yang lain heran dan akhirnya @palugada.tanahabang dipromosikan dari mulut ke mulut,” kata Randy.
Pria yang menjadi inisiator di Tanah Abang ini meyakini lewat medsos akan meningkatkan pemasukan pedagang. “Toko yang fokus online paling cuma 10 persen dan mereka ikut ke kita belajar,” ucapnya.
Meski awalnya ditolak karena sikap skeptis, namun perlahan platform medsos Randy meningkat, termasuk pengikutnya yang kini telah mencapai 64 ribu pengikut. “Di Tanah Abang, yang aktif 26 ribu toko. Nah, sebenarnya market kita masih jauh dari target,” ucapnya.
Melalui cara itu, Randy melihat peningkatan orderan di beberapa toko mulai dirasakan pedagang. Transaksi ratusan juta terlihat dengan waktu order dari pagi hingga sore.
“Sampai-sampai pegawainya pada lembur. Nah, pedagang yang lain heran dan akhirnya @palugada.tanahabang dipromosikan dari mulut ke mulut,” kata Randy.
Pria yang menjadi inisiator di Tanah Abang ini meyakini lewat medsos akan meningkatkan pemasukan pedagang. “Toko yang fokus online paling cuma 10 persen dan mereka ikut ke kita belajar,” ucapnya.
Lihat Juga :