Dicari, Orang Tua Adopsi Bayi Perempuan yang Dibuang Dalam Kardus di Sampit
Kamis, 17 Februari 2022 - 14:52 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Timur , Kalteng terus melakukan pendampingan bayi yang dibuang di Mentawa Baru Ketapang, Sampit. (Ist)
KOTAWARINGIN TIMUR - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng terus melakukan pendampingan bayi yang dibuang di Gang Syuhada, Jalan H Imran, Ketapang, Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Sabtu (12/2/2022) lalu.
Bahkan pihaknya saat ini sedang mencarikan orang tua asuh bagi bayi perempuan malang tersebut. "Sementara ini kami titipkan terhadap seorang bidan untuk rawat jalan. Sambil mencarikan oran tua asuhnya," ujar Kepala Dinsos Kotim, Wiyono, Kamis (17/2/2022).
Seusai aturan, bayi yang telantar menjadi anak negara atau penanganannya ditanggung oleh pemerintah, namun di Kotim hingga saat ini belum memiliki Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), sehingga tidak ada tempat penampungan.
Sedangkan terkait orang tua asuh, mereka akan lebih selektif dalam memilih. Dengan mengutamakan kesejahteraan bayi agar masa depannya cerah dan terjamin.
"Dalam hal ini kami tidak bisa sembarangan, karena kami tidak ingin terjadi sesuatu dan lain hal terhadap bayi sehingga kami akan mencari orangtua asuhnya yang dianggap dapat benar-benar merawatnya," katanya.
Sebelumnnya, Warga Gang Syuhada, Jalan H Imran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digemparkan dengan penemuan sesosok bayi di dalam kardus.
Bahkan pihaknya saat ini sedang mencarikan orang tua asuh bagi bayi perempuan malang tersebut. "Sementara ini kami titipkan terhadap seorang bidan untuk rawat jalan. Sambil mencarikan oran tua asuhnya," ujar Kepala Dinsos Kotim, Wiyono, Kamis (17/2/2022).
Seusai aturan, bayi yang telantar menjadi anak negara atau penanganannya ditanggung oleh pemerintah, namun di Kotim hingga saat ini belum memiliki Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), sehingga tidak ada tempat penampungan.
Sedangkan terkait orang tua asuh, mereka akan lebih selektif dalam memilih. Dengan mengutamakan kesejahteraan bayi agar masa depannya cerah dan terjamin.
"Dalam hal ini kami tidak bisa sembarangan, karena kami tidak ingin terjadi sesuatu dan lain hal terhadap bayi sehingga kami akan mencari orangtua asuhnya yang dianggap dapat benar-benar merawatnya," katanya.
Sebelumnnya, Warga Gang Syuhada, Jalan H Imran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digemparkan dengan penemuan sesosok bayi di dalam kardus.
Lihat Juga :