Stok Minyak Goreng di Sulsel Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 14 Februari 2022 - 17:03 WIB
Kendati demikian, Indra mengaku tidak akan berhenti menelusuri kebenaran informasi masyarakat ihwal kelangkaan minyak goreng di pasaran. "Apabila kami temukan adanya penimbunan-penimbunan tentunya akan kami tindak lanjut," tegasnya.

Menurut Alumni Akademi Kepolisian 2006 ini mengaku bakal menelusuri di pasaran mengenai penerapan harga eceran tertinggi merujuk Menteri Perdagangan nomor 3 Tahun 2022 tentang penetapan harga minyak goreng .

"Kalau harga jual minyak goreng curah di pasaran ditetapkan sebesar Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter. HET ini mulai berlaku 1 Februari 2022," katanya.

Menurut Indra, kelangkaan minyak diduga adanya fenomena panic buying di masyarakat. "Kalau ada barang di ritel-ritel masyarakat berbondong-bondong membeli. Jadi beli secukupnya sesuai kebutuhan rumah tangga, tidak usah beli berlebihan," ucapnya.

Dia menjamin, stok minyak goreng aman sampai bulan depan. "Tetapi kami akan telusuri dimana letak masalahnya (kelangkaan), kami mengimbau masyarakat tak perlu panik, apalagi sampai melakukan panic buying ," tuturnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Makassar Sidak Stok Minyak di Pasar dan Gudang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!