Kisah Perang Saudara Kerajaan Majapahit, Kepala Bhre Wirabhumi Dipenggal oleh Prajurit Raja Suhita

Rabu, 09 Februari 2022 - 05:03 WIB
Bhre Wirabhumi adalah anak Hayam Wuruk dari istri selir. Sementara, Wikramawardhana adalah anak dari Dyah Nrtta Rajasaduhitecwari yang menikah dengan Bhre Paguhan. Dyah Nrtta Rajasaduhitecwari merupakan adik Hayam Wuruk. Wikramawardhana juga menantu Hayam Wuruk, suami dari Kusumawardhani, putri Hayam Wuruk.

Sengketa dua keluarga ini, menimbulkan perang saudara selama tiga tahun lamanya, dari 1404-1406. Perang ini dikenal dengan sebutan perang Paregreg, diawali pemberontakan Bhre Wirabhumi terhadap Wikramawardhana pada 1404.

Dalam buku "700 Tahun Majapahit, Suatu Bunga Rampai" keluarga Wikramawardhana disebut sebagai kelompok Keraton Kulon (Barat). Sementara keluarga Bhre Wirabhumi disebut sebagai kelompok Keraton Etan (Timur). Dalam perang Paregreg, Keraton Barat mendapat bantuan dari Bhre Tumapel, Bhre Hyang Parameswara.

Bhre Wirabhumi sendiri akhirnya berhasil ditangkap oleh pemimpin pasukan Keraton Kulon, yakni Raden Gajah. Dan akhirnya kepala Bhre Wirabhumi dipenggal oleh Raden Gajah. Baca juga: Negosiasi Mantan Diplomat Berhasil Bebaskan Wartawan AS dari Penjara Myanmar

Terbunuhnya Bhre Wirabhumi dengan cara dipenggal, ternyata tidak serta-merta pertentangan dua keluarga tersebut berakhir. Bahkan, Raden Gajah yang memenggal kepala Bhre Wirabhumi pun akhir terbunuh. Suhita akhirnya mangkat pada tahun 1447 masehi.

Karena Suhita belum memiliki anak, akhirnya takhta Raja Majapahit digantikan oleh adiknya, Bhre Tumapel Dyah Kertawijaya. Setelah Bhre Tumapel Dyah Kertawijaya mangkat, posisinya sebagai raja digantikan oleh Bhre Pamotan, dengan gelar Sri Rajasawardhana, dan lebih dikenal dengan nama Sang Sinagara.

Dalam Kitab Pararaton, Sri Rajasawardhana menjadi raja Majapahit yang berkedudukan di Keling-Kahuripan. Dalam tulisannya, Riboet Darmosoetopo menyebutkan, ada dugaan pada masa kepemimpinan Sri Rajasawardhana, terjadi pemindahan pusat kerajaan ke Keling-Kahuripan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!