Guru SMP Pukul dan Benturkan Kepala Siswa, Ini Respons Dinas Pendidikan Surabaya
Sabtu, 29 Januari 2022 - 19:22 WIB
Sebelumnya beredar video pendek yang merekam aksi guru sebuah SMP Negeri di Surabaya menempeleng dan membenturkan kepala siswa ke papan tulis di depan kelas.
Baca juga: Cianjur Geger! Bocah Usia 6 Tahun Tiap Hari Makan 30 Lembar Pahpir
Rekaman video juga menampilkan guru laki-laki setengah baya itu mengucapkan kata yang tidak pantas sebelum akhirnya melakukan pemukulan.
Sontak aksi kekerasan terhadap siswa ini menuai tanggapan dari warga. Mereka menyesalkan tindakan guru kepada siswanya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti merespons video tersebut, ia memastikan lokasi kejadian berada di salah satu SMPN di Surabaya.
"Intinya video itu tersebar dan sampai ke saya. Kemudian saya cek kebenarannya ke Dindik (Dinas Pendidikan). Dindik pun taunya dari saya dan langsung dicek. Ternyata benar di Surabaya," kata Reni.
Pihaknya mengapresiasi respons cepat Kepala Dinas terkait yang pagi ini langsung bergerak menuju sekolah tersebut.
"Apapun alasannya. Jelas itu tindakan yang salah berat dan harus mendapat sanksi berat. Dengan memukul itu sudah kesalahan fatal dan harus disanksi berat," tegasnya.
Baca juga: Cianjur Geger! Bocah Usia 6 Tahun Tiap Hari Makan 30 Lembar Pahpir
Rekaman video juga menampilkan guru laki-laki setengah baya itu mengucapkan kata yang tidak pantas sebelum akhirnya melakukan pemukulan.
Sontak aksi kekerasan terhadap siswa ini menuai tanggapan dari warga. Mereka menyesalkan tindakan guru kepada siswanya.
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti merespons video tersebut, ia memastikan lokasi kejadian berada di salah satu SMPN di Surabaya.
"Intinya video itu tersebar dan sampai ke saya. Kemudian saya cek kebenarannya ke Dindik (Dinas Pendidikan). Dindik pun taunya dari saya dan langsung dicek. Ternyata benar di Surabaya," kata Reni.
Pihaknya mengapresiasi respons cepat Kepala Dinas terkait yang pagi ini langsung bergerak menuju sekolah tersebut.
"Apapun alasannya. Jelas itu tindakan yang salah berat dan harus mendapat sanksi berat. Dengan memukul itu sudah kesalahan fatal dan harus disanksi berat," tegasnya.
Lihat Juga :