Rojali yang Hadang Truk di Bogor demi Konten Diburu Tim Gabungan
Kamis, 27 Januari 2022 - 13:24 WIB
Galih menambahkan, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir (2020-2021) ada enam orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat dan tiga orang luka ringan terkait aksi berbahaya tersebut.
”Diharapkan dengan menyambangi tokoh agama, tokoh masyatakat dan para pengurus sekolah ini, bisa terampaikan kepada para orangtua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak ikut atau terlibat dalam aksi berbahaya tersebut,” harapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta para pengemudi truk untuk tidak memberikan tumpangan karema beresiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Baca juga: Serem! 3 Penampakan Kuntilanak di Bogor, Nomor Terakhir di Lokasi Mayat Dalam Koper
”Dengan berdalih ikut pengajian para raojali ini kerap mengecoh orang tua atau keluarga demi ikut aksi. Mereka biasanya membuat konten-konten untuk diunggah ke media sosial dengan mempertaruhkan nyawa memberhentikan truk melaju kencang secara mendadak,” pungkasnya.
”Diharapkan dengan menyambangi tokoh agama, tokoh masyatakat dan para pengurus sekolah ini, bisa terampaikan kepada para orangtua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak ikut atau terlibat dalam aksi berbahaya tersebut,” harapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta para pengemudi truk untuk tidak memberikan tumpangan karema beresiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Baca juga: Serem! 3 Penampakan Kuntilanak di Bogor, Nomor Terakhir di Lokasi Mayat Dalam Koper
”Dengan berdalih ikut pengajian para raojali ini kerap mengecoh orang tua atau keluarga demi ikut aksi. Mereka biasanya membuat konten-konten untuk diunggah ke media sosial dengan mempertaruhkan nyawa memberhentikan truk melaju kencang secara mendadak,” pungkasnya.
(ams)
Lihat Juga :