Polisi Periksa 14 Terduga Pelaku Pengeroyokan Kakek hingga Tewas
Senin, 24 Januari 2022 - 17:46 WIB
Zulpan menerangkan satu orang itu sudah mengakui jika dia memprovokasi warga di sekitar lokasi setelah sepeda motornya diserempet oleh korban. Namun, sejauh ini provokator tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Baca juga: Ada Gendongan Bayi di Mobil Kakek yang Tewas Dikeroyok di Cakung
Polisi baru menetapkan satu orang tersangka berinisial R yang berperan menganiaya korban hingga tewas. ”Pemilik motor yang senggol tersebut mengakui memprovokasi dengan teriakan maling, sehingga mengakibatkan warga beramai mengejar korban,” ungkapnya.
Sebelumnya viral video seorang lansia 80 tahun tewas dikeroyok warga. Awalnya, lansia tersebut dituduh sebagai pencuri mobil sehingga dikeroyok warga yang emosi. Kronologi peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Jalan Pulo Kambing, Pulogadung, Jakarta Timur.
Korban dengan inisial HM (89) sedang mengemudi mobil berkecepatan tinggi dari Tebet, namun diteriaki maling di lokasi kejadian.”Jadi tak ada pencurian, itu salah,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi pada Minggu (23/1/2022).
Ahsanul menambahkan, massa yang mengejar korban karena dikira maling itu lantas mengeroyok korban hingga tewas. Meski sempat ada polisi yang turut mengejar, tapi tak sempat menyelamatkan korban dari amukan massa.
Polisi baru menetapkan satu orang tersangka berinisial R yang berperan menganiaya korban hingga tewas. ”Pemilik motor yang senggol tersebut mengakui memprovokasi dengan teriakan maling, sehingga mengakibatkan warga beramai mengejar korban,” ungkapnya.
Sebelumnya viral video seorang lansia 80 tahun tewas dikeroyok warga. Awalnya, lansia tersebut dituduh sebagai pencuri mobil sehingga dikeroyok warga yang emosi. Kronologi peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Jalan Pulo Kambing, Pulogadung, Jakarta Timur.
Korban dengan inisial HM (89) sedang mengemudi mobil berkecepatan tinggi dari Tebet, namun diteriaki maling di lokasi kejadian.”Jadi tak ada pencurian, itu salah,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi pada Minggu (23/1/2022).
Ahsanul menambahkan, massa yang mengejar korban karena dikira maling itu lantas mengeroyok korban hingga tewas. Meski sempat ada polisi yang turut mengejar, tapi tak sempat menyelamatkan korban dari amukan massa.
(ams)
Lihat Juga :