Lewat Film, Warga Palangkaraya Diedukasi Potensi dan Bahaya Organ Otak

Selasa, 18 Januari 2022 - 04:01 WIB


Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan sekaligus pimpinan tim bedah saraf Siloam Hospitals, Prof Eka Wahjoepramono berharap pemutaran film tersebut dapat dijadikan acuan sebagai tolak ukur untuk meningkatkan Kota Palangkaraya menjadi semakin lebih baik.

"Tindakan bedah saraf yang ditampilkan dalam film ini merupakan tindakan yang sulit dan membutuhkan peralatan yang canggih. Peralatan bisa diadakan secara bertahap, tetapi tanpa ada manusia yang mampu mengerjakan, maka peralatan ini menjadi tidak ada fungsinya," ujarnya.

Ditambahkan Prof Eka, layanan bedah saraf di Siloam Hospitals Palangkaraya sejak 1,5 tahun lalu memungkinkan untuk mengerjakan kasus-kasus yang sebelumnya terpaksa harus dirujuk.

Di antaranya tindakan pengangkatan tumor otak secara endoskopik melalui hidung (trans-sphenoid) untuk pertama kalinya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!