Fakta Pratu Sahdi yang Tewas Dikeroyok Preman, Anggota Pasukan Elite Raider
Senin, 17 Januari 2022 - 18:04 WIB
Pada 7 Agustus 2014, Yonif 303/Setia Sampai Mati menyelesaikan pelatihan pembentukan Raider sekitar 3 bulan dengan titik berat pada taktik dan teknik khusus/Raids, mobil udara, dan teknik tempur jarak dekat. Penutupan diakhiri penyematan massal baret Raider dan tanda kesatuan Raider serta berhak menyandang Batalyon Raider.
Sahdi tewas setelah dicekik dan ditusuk dua kali oleh pelaku. "Satu pelaku berkaus hitam mencekik leher korban sambil memegang tangan korban, kemudian pelaku berkaus biru menusuk korban Sahdi menggunakan senjata tajam sebanyak 2 kali hingga korban jatuh tersungkur," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Senin (17/1/2022).
Dia menjelaskan kronologis pengeroyokan Pratu Sahdi hingga tewas pada Minggu (16/1/2022) di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Peristiwa berawal saat sejumlah saksi melihat 4 pelaku mengendarai dua motor dengan berboncengan. Kemudian, 4 orang tersebut turun dari motor dan mendatangi sejumlah saksi untuk bertanya asal daerah para saksi.
"Bertanya apakah kamu orang Kupang? Kemudian saksi Sofyan menjawab saya bukan orang Kupang, saya orang Lampung. Setelah itu, pelaku bertanya ke korban Sahdi dan korban tidak menjawab akhirnya terjadi cekcok antara pelaku dan korban," kata Zulpan.
Baca juga: Polisi Ciduk 3 Pengeroyok yang Tewaskan Pratu Sahdi
Sahdi tewas setelah dicekik dan ditusuk dua kali oleh pelaku. "Satu pelaku berkaus hitam mencekik leher korban sambil memegang tangan korban, kemudian pelaku berkaus biru menusuk korban Sahdi menggunakan senjata tajam sebanyak 2 kali hingga korban jatuh tersungkur," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Senin (17/1/2022).
Dia menjelaskan kronologis pengeroyokan Pratu Sahdi hingga tewas pada Minggu (16/1/2022) di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Peristiwa berawal saat sejumlah saksi melihat 4 pelaku mengendarai dua motor dengan berboncengan. Kemudian, 4 orang tersebut turun dari motor dan mendatangi sejumlah saksi untuk bertanya asal daerah para saksi.
"Bertanya apakah kamu orang Kupang? Kemudian saksi Sofyan menjawab saya bukan orang Kupang, saya orang Lampung. Setelah itu, pelaku bertanya ke korban Sahdi dan korban tidak menjawab akhirnya terjadi cekcok antara pelaku dan korban," kata Zulpan.
Baca juga: Polisi Ciduk 3 Pengeroyok yang Tewaskan Pratu Sahdi
Lihat Juga :