Ketua DPD LaNyalla Kunjungi Kerajaan Bukan Cari Gelar, Tapi Tugas Konstitusi
Sabtu, 15 Januari 2022 - 12:03 WIB
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Foto: Istimewa
BERAU - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan, jika kedatangannya ke kerajaan-kerajaan di Indonesia bukan untuk mencari gelar. Tetapi sebagai bagian dari tugas DPD RI untuk menjalankan konstitusi.
"Saya dan anggota-anggota DPD RI turun ke kerajaan bukan untuk cari gelar. Saya tegaskan hal itu. Ini adalah tugas konstitusi, sebagai wakil daerah," di Kesultanan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur, Sabtu (15/1/2022).
LaNyalla juga mengaku, sengaja berkeliling untuk menggugah kesadaran seluruh masyarakat, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.
Baca juga: Agar Capai Target 3 Kursi di DPRD Kabupaten/Kota, DPD Perindo se-Madura Diminta Siap dari Sekarang
"Karena bangsa ini dilahirkan oleh sebuah peradaban yang unggul dan tercatat dalam sejarah dunia, yaitu peradaban kerajaan dan kesultanan Nusantara," ujarnya.
Menurut LaNyalla, sumbangsih kerajaan dan kesultanan di Nusantara terhadap lahirnya Indonesia tidak bisa dihapus dalam sejarah. Sebab, keberadaan kerajaan di Nusantara inilah yang melahirkan berbagai macam tradisi negeri ini.
Karena itu, dirinya juga mengajak para raja dan sultan se-Nusantara untuk ikut aktif terlibat mengoreksi arah perjalanan bangsa.
"Saya dan anggota-anggota DPD RI turun ke kerajaan bukan untuk cari gelar. Saya tegaskan hal itu. Ini adalah tugas konstitusi, sebagai wakil daerah," di Kesultanan Sambaliung, Berau, Kalimantan Timur, Sabtu (15/1/2022).
LaNyalla juga mengaku, sengaja berkeliling untuk menggugah kesadaran seluruh masyarakat, bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.
Baca juga: Agar Capai Target 3 Kursi di DPRD Kabupaten/Kota, DPD Perindo se-Madura Diminta Siap dari Sekarang
"Karena bangsa ini dilahirkan oleh sebuah peradaban yang unggul dan tercatat dalam sejarah dunia, yaitu peradaban kerajaan dan kesultanan Nusantara," ujarnya.
Menurut LaNyalla, sumbangsih kerajaan dan kesultanan di Nusantara terhadap lahirnya Indonesia tidak bisa dihapus dalam sejarah. Sebab, keberadaan kerajaan di Nusantara inilah yang melahirkan berbagai macam tradisi negeri ini.
Karena itu, dirinya juga mengajak para raja dan sultan se-Nusantara untuk ikut aktif terlibat mengoreksi arah perjalanan bangsa.
Lihat Juga :