Sekolah Harus Proaktif Cegah Perundungan Antar Siswa
Jum'at, 14 Januari 2022 - 09:08 WIB
Cuplikan video perundungan antar siswi SMP yang sempat viral beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kasus dugaan perundungan antar siswi SMP yang terjadi belum lama ini menyita perhatian banyak pihak. Peristiwa itu menjadi indikasi lemahnya pengawasan terhadap anak didik. Sekolah harus lebih proaktif memperhatikan perilaku siswa-siswinya untuk mencegah perundungan tejadi.
Pengamat Pendidikan, Adi Suryadi Culla menilai, pihak sekolah lemah dalam mengawasi siswanya. Apalagi insiden perundungan itu terjadi di sekitar sekolah.
"Kepsek (kepala sekolah) tidak boleh lepas tangan dan harus mengarahkan siswanya. Apalagi ini bagian dari pendidikan karakter," katanya.
Seyogyanya Kepala sekolah bertindak untuk jadi panutan dalam penegakan kedisiplinan, serta bertanggung jawab terhadap proses pendidikan. Kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi khusus terkait kinerja dari kepala sekolah.
Baca Juga: Pastikan Bukan Konten, Polisi Selidiki Kasus Perundungan Siswi di Makassar
"Selain itu perlu dibenahi hubungan antara sekolah dengan orang tua siswa. Karena Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah tetapi orang tua secara bersamaan," tandasnya.
Pengamat Pendidikan, Adi Suryadi Culla menilai, pihak sekolah lemah dalam mengawasi siswanya. Apalagi insiden perundungan itu terjadi di sekitar sekolah.
"Kepsek (kepala sekolah) tidak boleh lepas tangan dan harus mengarahkan siswanya. Apalagi ini bagian dari pendidikan karakter," katanya.
Seyogyanya Kepala sekolah bertindak untuk jadi panutan dalam penegakan kedisiplinan, serta bertanggung jawab terhadap proses pendidikan. Kejadian tersebut dapat menjadi bahan evaluasi khusus terkait kinerja dari kepala sekolah.
Baca Juga: Pastikan Bukan Konten, Polisi Selidiki Kasus Perundungan Siswi di Makassar
"Selain itu perlu dibenahi hubungan antara sekolah dengan orang tua siswa. Karena Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah tetapi orang tua secara bersamaan," tandasnya.
Lihat Juga :