Cucu Keturunan Mak Erot Geram dengan Pencatutan Nama oleh Terapis Abal-abal
Kamis, 13 Januari 2022 - 14:10 WIB
Akmal menyebut, terapis abal-abal itu biasanya menggunakan kimia atau obat-obatan khusus. Tidak jarang juga menggunakan alat suntik sehingga memastikan apabila proses terapi yang dilakukannya bersama keturunan emak lainnya aman karena menggunakan minyak khusus.
"Kalau kami asli, minyak khusus dan ramuan. Ada pemijatan dan ritual khusus jadi tidak pakai suntikan atau vakum agar alat vital bengkak dan membesar. Tentu kami yang dirugikan, kami yang mendapat kecaman," ucap Akmal.
Menurut Akmal, adanya praktik pencatutan yang mengatasnamakan Mak Erot tentu merugikan keluarga besar Mak Erot terutama pewaris ilmu reparasi alat vital tersebut. Tidak sedikit pasien yang kecewa kemudian mencap buruk keahlian mereka.
Dia juga memperingatkan agar tak mudah terkecoh dengan praktik pengobatan yang mengatasnamakan Mak Erot abal-abal. Akmal mengaku geram akan oknum nakal tersebut yang tentu merugikan reputasi Mak Erot yang dibangun bertahun-tahun.
“Padahal kami ini benar-benar hanya meneruskan kemampuan almarhum emak yang dikenal menjalankan praktiknya secara tradisional lalu dirusak oleh praktisi terapi abal-abal yang bermodalkan nama besar emak," ujar Akmal.
"Kalau kami asli, minyak khusus dan ramuan. Ada pemijatan dan ritual khusus jadi tidak pakai suntikan atau vakum agar alat vital bengkak dan membesar. Tentu kami yang dirugikan, kami yang mendapat kecaman," ucap Akmal.
Menurut Akmal, adanya praktik pencatutan yang mengatasnamakan Mak Erot tentu merugikan keluarga besar Mak Erot terutama pewaris ilmu reparasi alat vital tersebut. Tidak sedikit pasien yang kecewa kemudian mencap buruk keahlian mereka.
Dia juga memperingatkan agar tak mudah terkecoh dengan praktik pengobatan yang mengatasnamakan Mak Erot abal-abal. Akmal mengaku geram akan oknum nakal tersebut yang tentu merugikan reputasi Mak Erot yang dibangun bertahun-tahun.
“Padahal kami ini benar-benar hanya meneruskan kemampuan almarhum emak yang dikenal menjalankan praktiknya secara tradisional lalu dirusak oleh praktisi terapi abal-abal yang bermodalkan nama besar emak," ujar Akmal.
Lihat Juga :