Elektabilitas AHY Meroket, Demokrat Jakarta Kerja Keras Jalankan Program Partai
Selasa, 11 Januari 2022 - 13:20 WIB
”Demokrat sudah berada pada track yang benar. Meski demikian, perolehan ini jangan menjadikan kader berleha-leha. Kami akan terus berbenah, berkonsolidasi agar aksi kepartaian tetap menjunjung prinsip Demokrat Berkoalisi dengan Rakyat,”ujarnya. Baca juga: Prihatin Meluasnya Deforestasi, AHY Ajak Satu Orang Tanam Satu Pohon
Lembaga survei nasional, Indikator Politik Indonesia mempublikasikan hasil survei terbaru terkait elektabilitas kandidat calon presiden (capres). Dalam survei yang diselenggarakan pada 3-11 Desember 2021 tersebut, Ketum AHY berada di urutan keempat, berada di atas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Hasil survei ini, nama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berada pada elektabilitas tertinggi dengan 24,1 persen pemilih. Lalu disusul nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 20,8 persen dan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 15,1 persen.
Adapun, survei bertajuk ‘Pemulihan Ekonomi Pasca-Covid-19, Pandemic Fatigue, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024, dilakukan terhadap 2020 responden dengan jumlah sampel basis 1.020 responden yang tersebar proporsional di 34 provinsi dan dilakukan penambahan 800 responden dari Jawa Timur.
Dengan asumsi metode simpel random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Lembaga survei nasional, Indikator Politik Indonesia mempublikasikan hasil survei terbaru terkait elektabilitas kandidat calon presiden (capres). Dalam survei yang diselenggarakan pada 3-11 Desember 2021 tersebut, Ketum AHY berada di urutan keempat, berada di atas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Hasil survei ini, nama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto berada pada elektabilitas tertinggi dengan 24,1 persen pemilih. Lalu disusul nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 20,8 persen dan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 15,1 persen.
Adapun, survei bertajuk ‘Pemulihan Ekonomi Pasca-Covid-19, Pandemic Fatigue, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024, dilakukan terhadap 2020 responden dengan jumlah sampel basis 1.020 responden yang tersebar proporsional di 34 provinsi dan dilakukan penambahan 800 responden dari Jawa Timur.
Dengan asumsi metode simpel random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(ams)
Lihat Juga :