Prosesi Adat Melayu Hantarkan Irjen Iqbal Masuk ke Mapolda Riau
Senin, 03 Januari 2022 - 17:59 WIB
Polda Riau menggelar upacara pisah sambut antara kapolda lama Irjen Agung Setya dengan pejabat baru Irjen Mohammad Iqbal, Senin (3/1). Upacara ini diwarnai dengan nuansa adat Melayu. Foto/Dok. SINDOnews
PEKANBARU - Polda Riau menggelar upacara pisah sambut antara kapolda lama Irjen Agung Setya dengan pejabat baru Irjen Mohammad Iqbal , Senin (3/1/2022). Upacara ini diwarnai dengan nuansa adat Melayu di Mapolda Riau.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan Irjen Iqbal disambut dengan prosesi adat Melayu begitu memasuk pintu gerbang Mapolda Riau. Adat silat yang diiringi Kompang Melayu juga dipertunjukkan kepada Iqbal beserta istri.
Pasangan itu juga disambut dengan tepuk tepung tawar oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Riau. Tepuk tepung tawar adalah suatu ritual adat di negeri-negeri melayu, khususnya di Riau yang saat ini terus hidup dan dipertahankan dalam masyarakat sejak masa raja-raja dahulu. Baca juga: Dipercaya Jadi Kapolda Riau, Irjen M Iqbal: Seperti Pulang Kampung
“Budaya tepuk tepung tawar yang mengartikan sebuah peristiwa penting dalam masyarakat melayu, seperti yang dimulai dari kelahiran, khitanan, perkawinan, pindah rumah, dan jemput semangat bagi orang yang baru luput dari mara bahaya, dan sebagainya," katanya.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan Irjen Iqbal disambut dengan prosesi adat Melayu begitu memasuk pintu gerbang Mapolda Riau. Adat silat yang diiringi Kompang Melayu juga dipertunjukkan kepada Iqbal beserta istri.
Pasangan itu juga disambut dengan tepuk tepung tawar oleh Ketua Lembaga Adat Melayu Riau. Tepuk tepung tawar adalah suatu ritual adat di negeri-negeri melayu, khususnya di Riau yang saat ini terus hidup dan dipertahankan dalam masyarakat sejak masa raja-raja dahulu. Baca juga: Dipercaya Jadi Kapolda Riau, Irjen M Iqbal: Seperti Pulang Kampung
“Budaya tepuk tepung tawar yang mengartikan sebuah peristiwa penting dalam masyarakat melayu, seperti yang dimulai dari kelahiran, khitanan, perkawinan, pindah rumah, dan jemput semangat bagi orang yang baru luput dari mara bahaya, dan sebagainya," katanya.
Lihat Juga :