Bertemu Gubernur Edy Rahmayadi, Partai Perindo: Kami Siap Dilibatkan Bangun Sumut
Rabu, 29 Desember 2021 - 15:54 WIB
"Personel pengurus DPW Perindo Sumut memiliki potensi diajak menyukseskan program pembangunan di Sumut," sebut Rudi.
Pada kesempatan itu, Rudi juga mengenalkan sekitar 30-an orang pengurus DPW Perindo Sumut. Para pengurus itu merupakan hasil restrukturisasi yang dilakukan dalam rangka persiapan menuju Pemilu 2024.
Rudi menyebutkan, dari sisi perolehan kursi legislatif kabupaten kota dan provinsi, Partai Perindo Sumatera Utara menempati urutan ketiga dengan raihan 41 kursi yakni 40 DPRD kabupaten/kota dan satu DPRD provinsi.
Sedangkan peringkat pertama nasional yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Papua yang masing masing merebut 45 kursi dan 43 kursi.
Baca juga: Gubernur Sumut: Pengembangan Bandara Kualanamu Dongkrak Ekonomi Lokal
Namun secara kualitas, sebut Rudi, DPW Sumut pantas dinobatkan jadi peringkat pertama, Alasannya, kompetisi meraih kursi legislatif di Sumut jauh lebih keras ketimbang NTT dan Papua. Sebab, jumlah parpol yang bertarung di Sumut mencapai 16 parpol. Sedangkan di NTT dan Papua jumlah parpol kontestan pemilu lebih sedikit.
Pada kesempatan itu, Rudi juga mengenalkan sekitar 30-an orang pengurus DPW Perindo Sumut. Para pengurus itu merupakan hasil restrukturisasi yang dilakukan dalam rangka persiapan menuju Pemilu 2024.
Rudi menyebutkan, dari sisi perolehan kursi legislatif kabupaten kota dan provinsi, Partai Perindo Sumatera Utara menempati urutan ketiga dengan raihan 41 kursi yakni 40 DPRD kabupaten/kota dan satu DPRD provinsi.
Sedangkan peringkat pertama nasional yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Papua yang masing masing merebut 45 kursi dan 43 kursi.
Baca juga: Gubernur Sumut: Pengembangan Bandara Kualanamu Dongkrak Ekonomi Lokal
Namun secara kualitas, sebut Rudi, DPW Sumut pantas dinobatkan jadi peringkat pertama, Alasannya, kompetisi meraih kursi legislatif di Sumut jauh lebih keras ketimbang NTT dan Papua. Sebab, jumlah parpol yang bertarung di Sumut mencapai 16 parpol. Sedangkan di NTT dan Papua jumlah parpol kontestan pemilu lebih sedikit.
Lihat Juga :