Rapid Test Massal di 14 Pasar Sleman, 24 Orang Reaktif Corona

Selasa, 09 Juni 2020 - 18:07 WIB
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Savitri Nurmala Dewi mengatakan, meski ada yang reaktif, tapi pemkab tidak akan menutup pasar tradisonal tersebut. Sebagai tidak lanjut, pemkab akan melakukan penyemprotan desinfektan dua kali sehari di pasar itu sampai masa hidup virus diperkirakan mati.

"14 pasar tersebut akan tetap beroperasi," kata Evi, panggilan Savitri Nurmala Dewi, Selasa (8/6/2020).

Evi menjelaskan, bagi pedagang yang nonreaktif COVID-19, akan kembali mengikuti RDT tahap dua yang dilaksanakan, Rabu (17/6/2020) mendatang. "Mengenai hasil swab, hasilnya menunggu tiga hari lagi, setelah itu masih menunggu lagi hasil swab yang kedua, untuk memastikan positif atau negatif COVID-19. Jadi swab ini dua kali proses," katanya.

Sementara secara akumulatif, hingga Selasa (9/6/2020) pukul 12.00 WIB, di Sleman terdapat 691 pasien dalam pengawasan (PDP). Terdiri dari 95 positif COVID-19 (sembuh 75, dirawat 15 dan meninggal 4 orang), masih proses 76 orang (10 meninggal, 66 proses), dan 520 negatif (467sehat, 53 meninggal).

Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 2.242 orang (1.714 selesai, 528 masih proses). Sedangkan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 2.729 orang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!